Rabu, 16 November 2016 | Penulis : Flex Free

LORDOSIS

Definisi Lordosis

Lordosis adalah kondisi di mana tulang belakang bagian lumbal melengkung ke dalam secara berlebihan. Tulang belakang memerlukan lengkungan alami agar dapat berfungsi dengan baik. Lengkungan tersebut disebabkan oleh bentuk dari setiap tulang belakang. Tulang belakang setiap orang memiliki sedikit lengkungan di leher, punggung atas, dan punggung bawah. Lengkungan tersebut membantu tubuh untuk:

  • Meredam tekanan
  • Mendukung berat kepala
  • Meluruskan kepala dengan panggul
  • Menstabilisasi dan mempertahankan strukturnya
  • Bergerak dengan fleksibel

Bila lengkungan berlebihan, tekanan pada bagian tulang belakang yang lain akan menimbulkan rasa nyeri.

Lengkungan alami tulang belakang

Sumber gambar: HealthSurgical.com

Penyebab Lordosis

Lordosis dapat mengenai orang dengan berbagai usia. Kondisi dan faktor tertentu dapat meningkatkan risiko mengalami lordosis. Diantaranya:

  • Trauma pada punggung bawah
  • Postur yang buruk karena duduk atau mengangkat benda berat
  • Obesitas, karena kelebihan berat badan mempengaruhi postur secara negatif
  • Kifosis atau bungkuk, yang memaksa tubuh untuk mengkompensasi untuk menyeimbangkan
  • Discitis, atau peradangan ruang di antara vertebra
  • Osteoporosis
  • Spondylolisthesis, atau ketika satu vertebra tergelincir ke depan dan tidak segaris
  • Achondroplasia

Beberapa otot di sekitar panggul dan tulang belakang menjadi kencang dan beberapa menjadi lemah dan teregang, yang menyebabkan ketidakseimbangan. Hal ini disebut dengan sindrom lower crossed.

Seringkali lordosis muncul di masa kanak-kanak tanpa diketahui penyebabnya. Hal ini disebut dengan benign juvenile lordosis. Benign juvenile lordosis biasanya menghilang seiring dengan pertumbuhan anak.

Sumber gambar: studyblue.com

Kondisi lain yang dapat menyebabkan lordosis pada anak biasanya berkaitan dengan masalah pada system saraf dan otot. Kondisi ini jarang terjadi, diantaranya:

  • cerebral palsy
  • myelomeningokel, kondisi yang diturunkan di mana medulla spinalis menembus celah di antara tulang belakang
  • muscular dystrophy, kelompok kelainan yang diturunkan yang menyebabkan kelemahan otot
  • atrofi otot tulang belakang, kondisi yang diturunkan yang menyebabkan gerakan involunter (gerakan yang tidak disadari)
  • arthrogryposis, masalah yang terjadi ketika lahir di mana sendi tidak dapat bergerak secara normal

Gejala Lordosis

Gejala yang paling umum dari lordosis adalah nyeri otot. Ketika tulang belakang Anda melengkung tidak normal, otot tertarik ke berbagai arah, yang menyebabkan otot mengencang atau mengalami spasme. Bila Anda mengalami lordosis servikal (leher), nyeri dapat dirasakan pada leher, yang menyebar ke bahu, dan punggung atas. Pergerakan pada leher atau punggung bawah Anda juga menjadi terbatas.

Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila Anda mengalami gejala berikut ini:

  • rasa baal (mati rasa)
  • kesemutan
  • nyeri seperti tersetrum
  • kontrol berkemih lemah
  • kelemahan
  • sulit mempertahankan kontrol otot

Gejala tersebut dapat menjadi tanda kondisi yang lebih serius seperti saraf yang terjepit.

Diagnosis Lordosis

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Anda akan diminta untuk membungkuk, memiringkan badan ke samping, dan berbaring telentang di meja yang datar. Bila lengkungan lordotik fleksibel (ketika membungkuk, lengkungan kembali), secara umum tidak ada masalah. Bila lengkungan tidak berubah, diperlukan evaluasi dan penanganan.

Pemeriksaan lain yang diperlukan berupa:  

  • Rontgen tulang belakang lumbo-sakral
  • Pemeriksaan lain untuk menyingkirkan kelainan yang dapat menyebabkan kondisi tersebut
  • MRI tulang belakang
  • Pemeriksaan laboratorium

Foto rontgen pasien lordosis

Penanganan Lordosis

Sebagian besar orang yang mengalami lordosis tidak memerlukan penanganan medis kecuali kasusnya berat. Penanganan lordosis bergantung seberapa parah lengkungan dan gejala lain yang timbul.

Pilihan penanganan mencakup:

  • Obat-obatan untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan
  • Terapi fisik harian, untuk menguatkan otot dan melatih kisaran gerak
  • Menurunkan berat badan, untuk membantu postur
  • Penggunaan brace untuk anak dan remaja
  • Pembedahan pada kasus berat dengan masalah neurologis
  • Suplemen nutrisi seperti vitamin D

Sumber gambar: mayoclinic.com

Komplikasi Lordosis

Bagi sebagian besar orang, lordosis tidak menimbulkan masalah kesehatan yang signifikan. Tetapi penting untuk menjaga tulang belakang yang sehat karena tulang belakang bertanggung jawab terhadap sebagian besar pergerakan dan fleksibilitas kita. Bila lordosis dibiarkan, akan menimbulkan masalah jangka panjang dan meningkatkan risiko masalah pada:

  • Tulang belakang
  • Panggul
  • Tungkai
  • Organ internal

Pencegahan Lordosis

Tidak ada panduan khusus untuk mencegah lordosis, akan tetapi Anda dapat melakukan beberapa latihan untuk menjaga postur tubuh dan tulang belakang.

Sumber gambar: HealthSurgical.com

Berdiri lama juga dapat mengubah lengkung tulang belakang Anda. Berdasarkan pada satu penelitian, duduk secara signifikan menurunkan perubahan pada lengkungan punggung bawah. Bila Anda harus berdiri lama karena pekerjaan atau kebiasaan, duduklah untuk beristirahat. Anda juga harus memastikan kursi Anda memiliki sandaran untuk punggung.

 

 

Referensi:

medlineplus.gov/ency/article/003278.htm

www.healthline.com/symptom/lordosis

www.sportsinjury.net/sport-injuries/low-back-pain/lordosis

Share :

Sosial Media Flex Free Clinic

Ikuti perkembangan informasi terbaru melalui sosial media kami

Copyright © 2014 - www.flexfreeclinic.com