Senin, 12 Juni 2017 | Penulis :

SCIATICA

  • 1. Apa itu Sciatica?

    Sciatica adalah setiap nyeri yang disebabkan oleh iritasi atau kompresi saraf sciatic. Saraf sciatic adalah saraf terbesar di tubuh manusia. Saraf sciatic bermula dari akar saraf medulla spinalis di punggung bawah dan memanjang melalui area bokong menuju tungkai bawah. Nyeri sciatica umumnya dirasakan dari punggung bawah hingga bagian belakang paha dan menjalar hingga di bawah lutut.

    1 / 8

  • 2. Apa Gejala Sciatica?

    Gejala umum dari sciatica yaitu: • Nyeri punggung bawah • Nyeri pada bokong atau tungkai yang memburuk ketika duduk • Nyeri panggul • Sensasi seperti terbakar atau kesemutan di tungkai • Kelemahan, rasa baal atau kesulitan menggerakkan tungkai atau kaki • Nyeri yang menetap pada satu sisi bokong • Nyeri tajam hingga sulit berdiri Nyeri dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, dan dapat memburuk ketika bersin, batuk atau duduk dalam waktu yang lama. Sciatica biasanya hanya mengenai satu sisi tubuh. Seringkali nyeri meluas dari punggung bawah hingga paha dan tungkai. Bergantung pada lokasi saraf sciatic yang terkena, nyeri juga dapat menjalar hingga kaki atau jari kaki. Sciatica berat dapat menyebabkan kesulitan berjalan. Terkadang gejala sciatica dicetuskan dengan berjalan atau membungkuk dan hilang dengan berbaring.

    2 / 8

  • 3. Apa Gejala Sciatica?

    Nyeri dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, dan dapat memburuk ketika bersin, batuk atau duduk dalam waktu yang lama. Sciatica biasanya hanya mengenai satu sisi tubuh. Seringkali nyeri meluas dari punggung bawah hingga paha dan tungkai. Bergantung pada lokasi saraf sciatic yang terkena, nyeri juga dapat menjalar hingga kaki atau jari kaki. Sciatica berat dapat menyebabkan kesulitan berjalan. Terkadang gejala sciatica dicetuskan dengan berjalan atau membungkuk dan hilang dengan berbaring.

    3 / 8

  • 4. Tanda Bahaya Sciatica

    Segeralah meminta pertolongan medis bila Anda mengalami hal berikut ini: • rasa kesemutan atau baal (mati rasa) di antara kedua tungkai dan sekitar bokong Anda • kehilangan kontrol kandung kemih atau usus • sciatica di kedua tungkai Meskipun jarang terjadi, gejala ini dapat merupakan tanda kondisi serius yang disebut dengan sindrom cauda equina.

    4 / 8

  • 5. Bagaimana Dokter Mendiagnosis Sciatica?

    Dokter biasanya memastikan diagnosis berdasarkan gejala. Pemeriksaan sederhana yang disebut dengan passive straight leg raise test juga dapat membantu dokter mengidentifikan apakah Anda mengalami sciatica. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara berbaring telentang dengan kedua tungkai lurus, dan kemudian tungkai diangkat satu per satu. Bila timbul rasa nyeri atau gejala memburuk ketika satu tungkai diangkat, maka kemungkinan Anda menderita sciatica. Terkadang rontgen dan pemeriksaan lainnya seperti CT scan, MRI dan elektromiogram digunakan untuk menentukan lebih lanjut penyebab dari sciatica.

    5 / 8

  • 6. Bagaimana Penanganan Sciatica?

    Pilihan penanganan sciatica lainnya bergantung pada penyebabnya. Transcutaneous nerve stimulators (TENS units) terkadang bermanfaat untuk sciatica kronis. Latihan pengkondisian dan peregangan punggung bawah dilakukan untuk membantu penderita sembuh dari sciatica. Obat-obatan yang digunakan untuk penanganan sciatica mencakup anti nyeri, relaksan otot, anti peradangan, dan anti depresan. Anti depresan dapat membantu dengan mengurangi persepsi nyeri di dalam otak. Kortison oral ataupun injeksi lokal (injeksi epidural) terkadang dapat membantu meredakan sciatica. Prosedur pembedahan terkadang diperlukan pada sciatica yang menetap yang disebabkan oleh kompresi saraf pada tulang belakang bagian bawah.

    6 / 8

  • 7. Apakah Ada Perawatan Di Rumah yang Dapat Dilakukan untuk Sciatica?

    Kunci penanganan sciatica akut adalah meredakan nyeri dan merelaksasi spasme otot yang berkaitan. Penanganan di rumah mencakup penggunaan kompres hangat dan dingin, obat nyeri, olahraga dan peregangan bertahap. Olahraga dan peragangan paling baik dipandu oleh terapis fisik.

    7 / 8

  • 8. Adakah yang Dapat Dilakukan untuk Mencegah Terjadinya Sciatica?

    Anda dapat meminimalisasi risiko episode berulang dengan cara: • Menggunakan postur dan teknik mengangkat yang lebih baik di tempat kerja • Melakukan peregangan sebelum dan setelah olahraga • Berolahraga dengan teratur Ketika tidur, kasur harus cukup keras untuk mendukung tubuh Anda dan mendukung berat bahu dan bokong, yang menjaga tulang belakang Anda tetap lurus. Bila kasur Anda terlalu lembut, letakkan papan di bawah kasur. Gunakan bantal, tetapi pastikan leher Anda tidak tertekuk ke atas dengan sudut yang curam. Sciatica dapat dicegah dalam batas tertentu dengan menghindari cedera punggung bawah. Olahraga pengkondisian seperti yoga dan pilates, terkadang dapat membantu mencegah cedera punggung bawah.

    8 / 8

Share :

Sosial Media Flex Free Clinic

Ikuti perkembangan informasi terbaru melalui sosial media kami

Copyright © 2014 - www.flexfreeclinic.com