IND | EN
Rabu, 9 Agustus 2017 | Penulis :

Mengapa Bahu Saya Sakit?

  • 1. Sendi Bahu dan Jaringan Penyusunnya

    Sendi bahu adalah sendi yang kompleks karena dikelilingi oleh banyak otot, tendon dan ligamen (jaringan pengikat dan jaringan penyangga). Sendi ini memiliki arah gerakan yang paling banyak dibanding sendi-sendi lainnya. Hal inilah yang membuat kita dapat melakukan begitu banyak gerakan menggunakan bahu, seperti mengangkat lengan ke atas, samping, belakang, dan juga memutar dan menyilangkan lengan.

    1 / 11

  • 2. Bagian-Bagian Sendi Bahu dan Fungsinya

    Sendi bahu merupakan sendi putar yang dibentuk oleh 3 macam tulang yaitu tulang lengan atas (humerus), tulang belikat (skapula) dan tulang selangka (klavikula). Bagian atas (kepala) tulang lengan atas akan masuk ke dalam suatu cekungan yang dibentuk oleh tulang belikat. Terdapat beberapa otot dan tendon yang akan mengikat dan menstabilkan posisi lengan atas agar tetap berada dalam cekungannya. Kombinasi otot dan tendon inilah yang disebut sebagai Rotator Cuff (manset rotator)

    2 / 11

  • 3. Apa Tandanya Bila Bahu Saya Mengalami Masalah?

    Tergantung jenis kelainan yang terjadi. Keluhan dapat sangat ringan berupa rasa tidak nyaman saat bahu digerakkan, hingga sulit menggerakkkan bahu pada arah-arah tertentu atau sama sekali sulit menggerakkan bahu. Nyeri, bengkak dan rasa panas dapat timbul lebih lanjut atau timbul di fase akut

    3 / 11

  • 4. Mengapa Bahu Saya Dapat Mengalami Masalah?

    Begitu banyak aktifitas yang kita lakukan melibatkan sendi bahu. Tanpa disadari, sering kita melakukan aktifitas-aktifitas tersebut dengan cara yang salah sehingga memicu kerusakan pada jaringan-jaringan (otot, tendon & ligamen) pada sendi bahu

    4 / 11

  • 5. Apa Pemicu Masalah Pada Bahu?

    Nyeri bahu umumnya dipicu akibat : • Penggunaaan yang berlebihan dan berulang dengan jangka waktu yang lama (pada aktifitas olahraga seperti memukul bola saat bermain tennis/bulutangkis, berenang, bermain bola volly, dll) • Sikap dan posisi tubuh yang salah (saat mengangkat benda) • Kecelakaan atau trauma yang menyebabkan posisi sendi bahu bergeser, berpindah bahkan lepas dari tempatnya • Proses degeneratif (Osteoporosis dan Osteoarthritis) • Peradangan dan infeksi baik pada sendi, otot dan jaringan sekitarnya

    5 / 11

  • 6. Kapan Saya Harus Menemui Dokter?

    • Tidak mampu mengangkat suatu barang atau menggunakan lengan dengan baik (kesulitan menggerakkan bahu yang mengganggu aktifitas Anda) • Mengalami cedera/trauma yang menyebabkan adanya perubahan bentuk (deformitas) pada daerah sekitar bahu • Mengalami nyeri bahu yang timbul pada malam hari ataupun saat istirahat • Mengalami nyeri yang timbul hingga berhari-hari (> 5hari) • Mengalami nyeri bahu yang berulang dalam 2 bulan • Timbul rasa nyeri yang hebat disertai bengkak dan rasa panas di area bahu • Mengalami tanda-tanda infeksi, yaitu demam, kemerahan, panas di sekitar bahu dan nyeri saat disentuh • Mengalami keluhan lain yang tidak biasa yang menyertai nyeri bahu. • Dan waspadai bila timbul keluhan nyeri bahu tiba-tiba disertai kesulitan bernapas atau sesak napas, hubungi RS segera, karena bisa jadi itu merupakan serangan jantung

    6 / 11

  • 7. Bagaimana Dokter Memastikan Masalah Bahu Saya?

    Selain mengajukan beberapa pertanyaan seputar keluhan nyeri (lokasi nyeri, saat berlangsungnya nyeri, mobilitas sendi, kekuatan, adanya bunyi dan kestabilan dari sendi bahu), akan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik untuk memastikan gerakan sendi yang terganggu dan seberapa berat masalahnya. Saat ini USG muskuloskeletal menjadi salah satu pemeriksaan penunjang yang sangat direkomendasikan dan sangat dibutuhkan untuk memastikan jaringan yang bermasalah

    7 / 11

  • 8. Mengapa USG Muskuloskeletal Sangat Penting Untuk Pemeriksaan Bahu?

    Sendi bahu dibentuk oleh banyak otot, tendon dan ligamen (jaringan lunak) yang letaknya saling berdekatan dan bertumpukan. Ditambah adanya struktur-struktur jaringan lain yang juga dapat mengalami masalah dan rusak seperti bantalan sendi (bursa) dan tulang rawan sendi. Jaringan-jaringan lunak seperti itu hanya dapat terlihat dengan pemeriksaan MRI atau Ultrasound (USG), namun MRI membutuhkan biaya yang cukup mahal disamping bahay radiasi dan butuh persiapan khusus, sementara USG sebaliknya dan memiliki banyak kelebihan yaitu tanpa bahaya radiasi dan bersifat realtime, langsung dan tanpa persiapan yang rumit. Foto Rontgen (Sinar-X) baik untuk melihat kelainan pada tulang dan CT scan dapat memberikan tampilan yang lebih rinci.

    8 / 11

  • 9. Apa Yang Harus Saya Lakukan Bila Bahu Sakit?

    1.Mengistirahatkan sendi bahu agar proses peradangan mereda dan nyeri berkurang; 2. Berikan kompres hangat dan dingin untuk meredakan nyeri (mengenai hal ini, tanyakan ke dokter, kapan sebaiknya kompres panas dilakukan dan sebaliknya); 3. Pada saat tidur telentang, bahu jangan tertindih dan sebaiknya diganjal dengan bantal; 4. Jangan mengangkat lengan diatas kepala

    9 / 11

  • 10. Bolehkah Saya Memijat/Mengurut Bahu Yang Sakit?

    Pada kasus cedera bahu dengan gejala sakit hebat dan tiba-tiba, sebaiknya dihindari pemijatan/pengurutan, karena segera setelah cedera biasanya akan terjadi perdarahan dan pembengkakan. Pemijatan/pengurutan hanya akan menambah kerusakan jaringan yang ada, yang justru akan memperparah keadaan. Pada kondisi non cedera, harus dipastikan dahulu, apakah tidak ada kemungkinan manset rotator mengalami robekan. Namun pada kondisi sakit yang tidak berat, pemijata yang dilakukan dengan benar justru dapat mengembalikan mobilitas jaringan, meningkatkan performa, memperbaiki elastisitas jaringan, dll. Namun bila telah ada gangguan gerak yang sangat mengganggu, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab secara tepat.

    10 / 11

  • 11. Apa Yang Utama Dalam Penanganan Nyeri Bahu yang Saya Alami?

    Dokter akan melakukan beberapa hal yang bertujuan untuk : • Menghilangkan nyeri dan menyembuhkan peradangan yang terjadi • Meningkatkan kelenturan dan pergerakan sendi (range of motion) • Meningkatkan kekuatan otot • Meningkatkan daya tahan dan kebugaran • Pencegahan nyeri berulang dalam aktifitas sehari-hari • Mencegah berlanjutnya kerusakan sendi yang mungkin terjadi

    11 / 11

Share :

Sosial Media Flex Free Clinic

Ikuti perkembangan informasi terbaru melalui sosial media kami

Copyright © 2014 - www.flexfreeclinic.com