IND | EN

Monday, 21 August 2017 | Author : Flex Free

Pentingnya Cross Training

Sumber gambar: moderncyclist.blogspot.co.id

Apa itu Cross Training?

Cross training mengacu pada kombinasi berbagai jenis olahraga yang berbeda dengan yang sedang ditekuni. Cross training umumnya dikaitkan dengan pelari. Pelari memiliki kekuatan, ketahanan dan tekad yang tinggi. Akan tetapi dalam kekuatan tersebut terdapat kelemahan, misalnya: otot quadriceps yang lebih kuat dibandingkan otot hamstrings, tubuh bagian atas yang tidak terlatih, yang dapat menimbulkan berbagai masalah.

Mengapa Cross Training Penting?

Melakukan olahraga yang bervariasi dapat menguatkan berbagai kelompok otot yang berbeda, dan dapat mencegah cedera dengan mengoreksi ketidakseimbangan otot. Variasi dalam berolahraga juga dapat mencegah kebosanan dan kelelahan. Oleh karena itu, dibandingkan jogging selama 3 hari dalam seminggu, ganti jogging dengan berenang, bersepeda atau bermain tenis. Bila Anda berolahraga di pusat kebugaran, jangan hanya melakukan latihan beban, lakukan latihan yang lainnya.  

Manfaat Cross Training  

  • Cross training dapat memberikan manfaat untuk seluruh bagian tubuh, yang tidak bisa Anda dapatkan bila hanya melakukan satu jenis olahraga.  
  • Melatih berbagai kelompok otot dapat membantu otot beradaptasi lebih mudah terhadap aktivitas baru.
  • Cedera akibat penggunaan berlebihan dapat dihindari karena Anda tidak menggunakan otot yang sama terus menerus.  
  • Bila Anda mengalami cedera, Anda tidak perlu berhenti berolahraga secara total. Anda dapat melakukan olahraga lain yang disarankan oleh dokter.
  • Cross training juga membantu proses rehabilitasi cedera dan mempercepat penyembuhan.  

Bagaimana Cara Melakukan Cross Training?  

Sebelum memulai program olahraga baru, konsultasikan dengan dokter Anda dan pastikan bahwa olahraga tersebut aman Anda lakukan. Beberapa aktivitas tidak sesuai untuk orang dengan batasan fisik tertentu.  

Ketika melakukan program cross training, Anda harus mempertimbangkan aktivitas yang tepat untuk Anda. Ingatlah bahwa aktivitas fisik tidak terbatas pada olahraga saja, menari, berkebun, dan melakukan pekerjaan rumah juga termasuk aktivitas fisik. Akan tetapi pastikan aktivitas Anda mencakup latihan aerobik, kekuatan, dan fleksibilitas. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, lakukan aktivitas sedang setidaknya selama 30 menit. Pilih aktivitas yang nyaman dan Anda senangi.  

Sumber gambar: midwestfitclub.com/workouts/the-benefits-of-cross-training/

  • Latihan aerobik: Tiga kali seminggu setidaknya 30 menit. Aktivitas selingan misalnya berjalan, berenang, menari dan stair climber.  Latihan aerobik dapat memperbaiki kapabilitas kardiovaskular.
  • Latihan kekuatan: Dua kali seminggu (tidak berturutan) selama setidaknya 30 menit, latih masing-masing kelompok otot utama. Lakukan latihan untuk masing-masing kelompok otot pada hari berselang.  
  • Latihan fleksibilitas: Setiap hari selama setidaknya 5 hingga 10 menit. Latihan peregangan dapat dilakukan setiap hari, tetapi pastikan Anda melakukan pemanasan (misalnya dengan berjalan atau aktivitas aerobik lainnya) sebelum melakukan peregangan.  

Perhatikan Kemajuan Anda

Mulailah dengan perlahan dan tingkatkan secara bertahap durasi dan intensitas olahraga Anda. Cobalah untuk mengikuti aturan 10%, tingkatkan frekuensi, durasi dan intensitas olahraga tidak lebih dari 10% setiap minggunya.  

Aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kesempatan untuk hidup lebih lama, lebih sehat dan lebih mandiri.  

 

 

 

Referensi:

  • orthoinfo.aaos.org/topic.cfm?topic=A00339
  • www.runnersworld.com/cross-training
  • www.webmd.com/fitness-exercise/a-z/cross-training
Share :

Sosial Media Flex Free Clinic

Keep up with the information through our social media

Copyright © 2014 - 2018 | www.flexfreeclinic.com