Ketahui Penyebab Sering Merasa Nyeri di Belakang Lutut

Rabu, 24 Juni 2020
dr. Shannia Tritama
Rabu, 24 Juni 2020
dr. Shannia Tritama

Lutut adalah sendi penopang tubuh manusia.

Selain menopang tubuh manusia, sendi lutut juga menjadi bantalan ketika Anda berlari, melompat atau berjalan.

Lutut terdiri dari tulang, ligamen, tendon, dan otot. Jika terjadi kerusakan pada salah satu bagian dari sendi lutut ini akan menimbulkan nyeri.

Terdapat banyak penyebab nyeri belakang lutut.

Dengan mengetahui beberapa kemungkinan sebab nyeri belakang lutut,

Anda dapat mengetahui saat yang tepat untuk pergi ke dokter dan mendapatkan tatalaksana yang sesuai agar terhindar dari kerusakan yang lebih serius.

Beberapa Penyakit Penyebab Nyeri Belakang Lutut

1. Baker Cyst

Kista baker adalah benjolan pada belakang lutut berisi cairan yang menumpuk dan membengkak sehingga timbul rasa nyeri.

Cairan ini adalah cairan synovial dan pada keadaan normal biasanya fungsinya sebagai pelumas sendi lutut.

Ketika Anda menderita radang sendi atau cedera, cairan ini diproduksi tubuh terlalu banyak sehingga menjadi menumpuk dan membentuk kista.

Pada awalnya kista ini mungkin tidak terasa nyeri, tapi lama kelamaan kista akan membesar dan menekan bagian otot, tendon, saraf sehingga semakin nyeri atau timbul kesemutan.

Terkadang kista Baker dapat hilang dengan sendirinya tapi jika tidak hilang dapat diobati dengan suntikan steroid atau terapi fisik.

Penting untuk melakukan tatalaksana pada masalah yang menjadi penyebab kista untuk mencegah munculnya kembali.

Baker's Cyst

Sumber gambar: Braceability.com

2. Cedera pada Ligamen

Sendi lutut terdapat 4 ligamen berbeda yaitu:

  • Anterior Cruciate Ligament,
  • Posterior Cruciate Ligament,
  • Lateral Collateral Ligament,
  • Medial Collateral Ligament.

Cedera pada salah satu ligamen atau jaringan pengikat ini dapat menimbulkan nyeri belakang lutut.

Cedera yang terjadi dapat mulai dari regangan sampai robekan. Anda akan merasa kaku, nyeri saat digerakan, dan sulit berjalan.

Cedera ini biasanya terjadi saat berolahraga seperti bermain sepak bola atau gerakan melompat.

ligamen pada lutut

Sumber gambar: fitnessphysio.com

3. Robekan Meniskus

Meniskus adalah bantalan pada sendi lutut berupa tulang rawan di kedua sisi lutut.

Gerakan aktivitas yang berlebihan saat memutar atau menekuk kaki dapat menyebabkan robekan pada meniskus.

Lokasi paling sering yang terjadi adalah bagian sisi belakang lutut.

Rasa sakit akibat robekan pada meniskus mungkin tidak langsung muncul tetapi akan semakin memburuk selama beberapa hari.

Sumber gambar: orthoinfo.aaos.org

4. Cedera Otot Harmstring

Otot harmstring terdiri dari otot semitendinosus, otot semimembranosus dan otot biceps femoris.

Otot ini berfungsi untuk gerakan menekuk lutut.

Cedera pada otot harmstring dapat menyebabkan rasa sakit pada belakang lutut.

tendonitis hamstring

Sumber gambar: Braceability.com

5. Arthritis

Arthritis adalah suatu proses peradangan pada tulang rawan lutut. Osteoarthritis adalah jenis paling umum.

Proses peradangan ini dapat terjadi seiring waktu secara bertahap karena faktor usia, keturunan, cedera, infeksi, atau obesitas.

Keadaan ini dapat menyebabkan rasa sakit pada belakang lutut. Beberapa jenis radang sendi lutut lain:

  • Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang menyerang sendi
  • Gout arthritis adalah radang sendi akibat penumpukan kristal asam urat

artritis lutut

Sumber gambar: Mayo Clinic

6. Gastrocnemius Tendinitis

Gejala penyakit ini biasanya seperti kram dan otot terasa kencang di daerah betis dekat lutut.

Hal ini terjadi ketika melakukan olahraga tanpa peregangan terlebih dahulu.

Rasa sakit dapat berlangsung beberapa detik sampai menit.

kram otot betis

Sumber gambar: Braceability.com

7. Deep Vein Trombosis

Penyakit ini terjadi akibat adanya gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah vena pada kaki. Rasa sakit paling dirasakan saat berdiri.

Pola hidup yang tidak sehat seperti obesitas, merokok dan jarang berolahraga dapat menjadi faktor risiko.

Gejala lain yang dirasakan misalnya:

  • Kulit menjadi merah dan hangat ketika disentuh
  • Bengkak
  • Kaki terasa lemas

DVT membutuhkan pertolongan segera karena sumbatan pada pembuluh darah dapat lepas dan menyumbat sampai ke pembuluh darah paru.

Tatalaksana dari penyakit ini adalah dengan obat pengencer darah sehingga mencegah pembentukan gumpalan baru.

deep vein thrombosis

Sumber gambar: Braceability.com

Penanganan Nyeri Belakang Lutut di Rumah

Atasi nyeri belakang lutut dirumah dengan metode PRICE untuk mengurangi peradangan dan bengkak.

  • Protect = Lindungi lutut dari cedera
  • Rest = Istirahatkan kaki
  • Icing = Kompres menggunakan es
  • Compressing= Penekanan dengan menggunakan perban elastis untuk menjaga stabilitas
  • Elevating= Meninggikan bagian kaki yang cedera untuk meningkatkan sirkulasi

Anda dapat mengkonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.

Namun Jika Anda merasakan beberapa gejala di bawah ini sebaiknya tidak menunda untuk periksakan diri Anda ke dokter:

  • Nyeri terjadi selama beberapa hari
  • Nyeri dirasakan sampai mengganggu aktivitas
  • Nyeri saat lutut digerakkan
  • Demam
  • Nyeri lutut disertai riwayat penyakit jantung, kolesterol dan diabetes
  • Lutut sangat bengkak dan kemerahan
  • Sulit berjalan
  • Sulit bernapas

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti USG, X-ray, atau CT Scan,

untuk menegakkan diagnosis penyebab nyeri belakang lutut dan menentukan tatalaksana yang sesuai.

Silahkan konsultasikan keluhan Anda dengan Dokter kami di Flex Free Musculoskeletal Rehabilitation Clinic.

Kami akan mencarikan solusi terbaik.

 

 

 

 

Referensi:

  • https://www.braceability.com/blogs/info/pain-behind-knee
  • https://www.healthline.com/health/pain-in-back-of-knee#seeing-your-doctor
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/321128
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2941578/#:~:text=There%20is%20a%20large%20variety,occur%20less%20frequently%20%5B18%5D.

Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561