Kelainan Tulang Belakang

Rabu, 16 September 2020
Flex Free
Rabu, 16 September 2020
Flex Free

Tulang belakang tersusun dari beberapa tulang kecil yang saling menumpuk yang memungkinkan tubuh dapat membungkuk dan berputar.

Tulang belakang memberikan perlindungan untuk medulla spinalis, substansi yang mengandung 31 pasang saraf spinal.

Tulang belakang bila di lihat dari belakang terlihat seperti struktur yang lurus, akan tetapi bila dilihat dari samping akan terlihat lengkungan yang membantu tulang belakang menyerap benturan dari gerakan tubuh dan gravitasi.

lengkung tulang belakang normal

Seperti halnya bagian tubuh lainnya, pada tulang belakang juga bisa terjadi kelainan, salah satunya adalah kelainan bentuk kurva atau lengkungan tulang belakang.

Jenis-jenis Kelainan Bentuk Tulang Belakang

Kelainan bentuk tulang belakang adalah ketika tulang belakang tidak sejajar atau tampak postur tubuh yang berlebihan.

Tiga jenis kelainan bentuk tulang belakang adalah:

  1. Lordosis:

lordosis

Lengkungan tulang belakang di punggung bawah sangat melengkung ke depan.

  1. Kifosis

kifosis

Kifosis ditandai dengan punggung atas yang membungkuk (lebih dari 50 derajat).

  1. Skoliosis

kelainan tulang belakang

Pada kelainan ini, tulang belakang melengkung ke samping membentuk huruf S atau C.

Penyebab Kelainan Tulang Belakang

Ada berbagai masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kelainan bentuk tulang belakang.

  1. Lordosis

Pada lordosis, karena lengkungan tulang belakang punggung bawah berlebihan, bokong akan terlihat lebih menonjol.

Bila seseorang dengan lordosis berbaring di tempat datar, misalnya lantai, akan terlihat jelas rongga antara punggung bawah dan lantai.

Kondisi ini dapat menyebabkan sakit punggung dan rasa tidak nyaman.

Lordosis dapat disebabkan oleh berbagai hal:

  • Terjadi akibat kifosis
  • Dapat menjadi tanda dari gejala osteoporosis dan obesitas
  • Dapat menjadi bagian dari kondisi penyakit yang jarang, seperti akondroplasia (kondisi di mana tulang tidak tumbuh dengan normal) dan spondylolistesis (kondisi di mana vertebra atau tulang belakang tergelincir ke depan)
  • Discitis, atau peradangan diskus (bantalan di antara tulang belakang), paling sering akibat infeksi
  • Lordosis juvenile (tidak membahayakan).
  1. Kifosis

Pada kifosis, karena lengkungan punggung atas berlebihan, kepala dan bahu akan tampak terdorong ke depan.

Sakit punggung mungkin tidak terlalu dirasakan, akan tetapi akibat tekanan yang terdapat di belakang tungkai, berdiri atau duduk dalam waktu lama dapat menyebabkan kelelahan.

Beberapa penyebab kifosis yaitu:

  • Kelainan perkembangan di masa janin (kifosis kongenital), dan seringkali merupakan gejala dari spina bifida
  • Kebiasaan postur yang buruk (kifosis postural)
  • Penyakit-penyakit yang dapat mempengaruhi bentuk tulang belakang seperti infeksi atau tumor, arthritis, osteoporosis.
  • Penyakit Scheuermann
  1. Skoliosis

Sebagian besar kasus skoliosis tidak diketahui penyebabnya. Akan tetapi skoliosis dapat terjadi dalam satu keluarga.

Selain itu bisa juga terjadi karena kelainan bawaan lahir atau akibat cedera.

Gejala Kelainan Tulang Belakang

  1. Lordosis

Gejala lordosis antara lain:

  • Tubuh tampak melengkung ke depan, dengan bokong lebih menonjol
  • Punggung sakit dan tidak nyaman
  • Kesulitan melakukan gerakan tertentu
  1. Kifosis

Gejala kifosis antara lain:

  • Kepala tampak lebih maju ke depan dibandingkan dengan badan secara keseluruhan
  • Benjolan di punggung
  • Rasa lelah di punggung atau tungkai bawah
  • Kifosis postural biasanya tidak menimbulkan gejala sakit punggung, akan tetapi pada orang dengan penyakit Scheuermann, ketika melakukan aktivitas fisik, berdiri dan duduk dalam waktu yang lama dapat menyebabkan rasa tidak nyaman
  1. Skoliosis

Skoliosis sering ditandai dengan salah satu bahu lebih tinggi, selain itu gejala lain pada skoliosis misalnya pinggang atau panggul yang tidak sejajar, dan tubuh cenderung miring ke satu sisi.

Gejala seringkali terlihat lebih jelas pada usia remaja saat terjadi pertumbuhan cepat.

Penanganan Kelainan Tulang Belakang

Secara umum, penanganan ditentukan berdasarkan tingkat keparahan dan jenis kelainan bentuk tulang belakangnya.

Kelainan bentuk tulang belakang yang ringan misalnya pada kifosis postural, tidak memerlukan terapi.

Penderita kifosis mungkin memerlukan penggunaan brace, dan pada kasus khusus terutama kifosis kongenital, dibutuhkan pembedahan untuk menguatkan tulang belakang.

Fisioterapi, olahraga atau latihan untuk menguatkan otot dan memperbaiki postur biasanya dilakukan terlebih dahulu.

Obat antinyeri digunakan untuk mengontrol nyeri.  

Pada banyak kasus skoliosis, kelainan bentuk tulang belakang tidak terlalu signifikan untuk dilakukan intervensi besar.

Pemantauan mungkin diperlukan untuk memastikan kondisi tidak memburuk.

Penggunaan Brace

Pada kasus berat, brace punggung atau pembedahan untuk mengoreksi diperlukan untuk memastikan skoliosis tidak memburuk.

Pada anak-anak, casting mungkin diperlukan untuk mencegah skoliosis memburuk. Cast dipasang dari bahu hingga badan bawah pada anak. Cast diganti setiap beberapa bulan hingga 3 tahun.

body casting anak

Casting pada Anak

Sumber gambar: https://childrensspinefoundation.org

Prosedur ini dilakukan terutama pada anak yang kemungkinan skoliosisnya memburuk seiring dengan pertumbuhannya.

Observasi atau pemantauan tulang belakang dilakukan setiap empat hingga enam bulan untuk mengetahui apakah kelainan memburuk.

Chiropractic, stimulasi listrik dan suplemen tidak terbukti dapat mencegah perburukan skoliosis.

Penderita skoliosis sebaiknya tetap melatih kekuatan dan fleksibilitas untuk mempertahankan fungsi tubuh normal.

Pembedahan pada Kelainan Tulang Belakang

Prosedur berikut dapat digunakan untuk menangani kelainan bentuk tulang belakang:

Pembedahan tulang belakang

Sumber gambar: https://www.scoliosisassociates.com

  • Instrumentasi spinal. Digunakan alat-alat atau instrumen yang dipasang pada tulang belakang untuk meluruskan kembali tulang belakang dan mencegah penggabungan tulang belakang yang mungkin dapat terjadi.
  • Penggantian diskus buatan. Diskus yang mengalami degenerasi digantikan dengan alat buatan.
  • Kyphoplasty. Sebuah balon dimasukkan ke dalam tulang belakang untuk menguatkan dan menstabilkan area yang bermasalah dan untuk meredakan nyeri.

Bagaimana Mengetahui Kita Mengalami Kelainan Tulang Belakang?

Bila Anda memiliki ciri-ciri dari gejala-gejala kelainan tulang belakang yang telah dijelaskan di atas yang lebih dari sekedar kebiasaan postur yang buruk, Anda dapat mencurigai adanya kelainan tulang belakang.

Anda dapat datang berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Anda dapat datang ke dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medis untuk mendapatkan pemeriksaan.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, dan meminta pemeriksaan pencitraan, misalnya sinar x (rontgen) untuk melihat kondisi tulang belakang lebih lanjut.

Pemeriksaan sinar X dapat memberikan gambaran tulang belakang yang tidak normal.

Setelah pemeriksaan dilakukan, dokter akan menentukan terapi yang tepat untuk Anda. Apabila diperlukan penanganan operasi, Anda akan dirujuk ke sokter spesialis orthopedi untuk ditangani lebih lanjut.

Penanganan kelainan tulang belakang terutama pada anak harus dilakukan dengan tepat dan sebisa mungkin dimulai secepatnya karena anak-anak masih akan tumbuh sehingga kelainan tulang belakang yang terjadi bisa memburuk tanpa penanganan yang tepat.

 

 

 

Referensi:

  • https://sciprogress.com/spine-curvature-disorders/
  • https://www.webmd.com/back-pain/guide/types-of-spine-curvature-disorders#1

Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561