Mengapa Fisioterapi penting ?
Selain akurasi kesembuhan yang tinggi, fisioterapi tidak menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Meskipun begitu, terkadang terdapat efek fisioterapi yang dirasakan oleh pasien seperti rasa tidak nyaman, nyeri, panas. Hal ini tergolong kondisi yang wajar.
Apabila belum memahami klinik fisioterapi, silahkan simak penjelasannya.
Apa yang Dimaksud dengan Fisioterapi?
Fisioterapi adalah tindakan rehabilitasi untuk meminimalisir cedera atau penyakit, sehingga tidak mengakibatkan cacat atau keterbatasan fisik.
Keluhan yang ditangani:
- Nyeri Punggung dan Pinggang (Low Back Pain)
- Nyeri Leher dan Bahu (Neck & Shoulder Pain)
- Saraf Kejepit (HNP / Hernia Nukleus Pulposus)
- Skoliosis (Tulang belakang melengkung)
- Sakit Lutut (Osteoarthritis, cedera ligamen)
- Nyeri Sendi (bahu, siku, pergelangan tangan, pinggul, lutut, pergelangan kaki)
- Cedera Olahraga (strain, sprain, overuse injury)
- Rehabilitasi pasca-operasi ortopedi
- Postur tubuh yang tidak seimbang
- Keseleo dan tegang otot
- Kaku atau keterbatasan gerak sendi
- Masalah pada saraf akibat tekanan atau posisi tubuh
- Rematik (Rheumatoid Arthritis)
- Frozen Shoulder
- Plantar Fasciitis
- Disfungsi Ereksi
Jenis Perawatan Fisioterapi di Klinik Flex-free
Terdapat rangkaian tindakan yang dilakukan sebelum melakukan perawatan fisioterapi, yaitu:
1. Konsultasi dan Anamnesa dengan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis (Sertifikasi Internasional)
2. Pemeriksaan fisik dan/atau USG Muskuloskeletal
3. Menegakkan Diagnosa, untuk menentukan tindakan medis selanjutnya
Jenis Tindakan Medis di Klinik Flex-free
I. Fisioterapi Dasar (Basic Modalitas)
1. Terapi Laser digunakan untuk: Cedera Olahraga (penyembuhan luka, meminimalisasi pembengkakan, dan mengurangi nyeri), Cedera Otot dan Sendi ( Mempercepat regenerasi jaringan pada kasus strain, sprain, atau trauma ringan), Kondisi Degeneratif (osteoartritis atau kondisi nyeri kronis lainnya), Pascabedah atau Cedera (mendukung proses rehabilitasi pascaoperasi)
Biaya Terapi Laser Mulai Rp 150.000,-
2. Terapi UltraSound digunakan untuk: Tendinitis / Tendinopati, Ligamen sprain (keseleo), Strain otot, Bursitis, Nyeri punggung dan leher, Frozen shoulder (bahu kaku), Trigger point (titik nyeri otot), Kontraktur jaringan lunak, Pascabedah ortopedi

Biaya Terapi Ultrasound Mulai Rp 150.000,-
3. Terapi Stimulasi Listrik digunakan untuk: Mengurangi Nyeri, Merangsang Kontraksi Otot (pasien yang kehilangan kekuatan atau kontrol otot: Cedera, Operasi ortopedi, Stroke, Imobilisasi jangka panjang, Mencegah Atrofi Otot, Meningkatkan Sirkulasi Darah (meningkatkan aliran darah, mempercepat penyembuhan jaringan dan mengurangi pembengkakan), Mengurangi Spasme Otot dan Ketegangan, Mempercepat Penyembuhan Luka.
Biaya Terapi Stimulasi Listrik Mulai Rp 150.000,-
4. Terapi Infra Red digunakan untuk: Nyeri otot & sendi, Cedera olahraga ringan, Spasme otot, Nyeri punggung bawah (low back pain), Frozen shoulder, Osteoarthritis, Kaku sendi pasca cedera

Biaya Terapi Infra Red Mulai Rp 150.000,-
5. Terapi Kinesio Tape digunakan untuk: Nyeri leher dan punggung, Cedera olahraga (seperti hamstring strain, ankle sprain, Tendinitis (tennis elbow, patellar tendonitis), Skoliosis ringan, Postur tubuh buruk, Edema atau memar pasca cedera.

II. High End Technology
1. DTS (Spinal Decompression Treatment) adalah teknik terapi non-bedah yang digunakan untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang —terutama pada pasien dengan masalah seperti saraf terjepit, herniasi diskus, atau nyeri punggung kronis. Digunakan untuk: Hernia nukleus pulposus (HNP) / Herniasi diskus, Saraf terjepit (di leher atau punggung bawah), Nyeri punggung bawah kronis, Degenerasi diskus tulang belakang, Sciatica (nyeri menjalar ke kaki), Nyeri leher dengan gejala ke tangan, Spondylosis atau stenosis spinal ringan


Biaya Terapi DTS Mulai Rp 500.000,-
2. ESWT (Extracorporeal Shockwave Therapy) adalah metode terapi non-invasif yang menggunakan gelombang kejut (shockwave) energi tinggi atau rendah yang diarahkan ke jaringan tubuh yang mengalami cedera atau gangguan kronis. Digunakan untuk: Plantar fasciitis (Telapak kaki - Tumit), Tendinitis Achilles (Tumit dan betis), Tennis elbow / Golf elbow (Siku luar / dalam), Calcific tendinitis (Bahu), Trigger point / myofascial pain (Leher, punggung, bokong), Patellar tendinopathy (Lutut - "jumper's knee"), Trochanteric bursitis (Panggul luar), Delayed bone healing (Tulang yang lambat menyatu)

Biaya Terapi ESWT Mulai Rp 500.000,-
3. Injeksi intervensi adalah prosedur yang bertujuan untuk mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi, dan mendukung proses pemulihan, dengan menyuntikkan obat-obatan tertentu ke area yang bermasalah, seperti saraf, sendi, otot, atau tulang belakang.
Jenis-jenis injeksi intervensi:
1. Anti radang.
2. Pelumas sendi.
3. Regeneratif (proloterapi, PRP).
4. Neuromodulasi dan hidrodiseksi saraf.
Biaya Terapi Injeksi Intervensi Mulai Rp 600.000,-
Keunggulan Klinik Flex-free:
1. Ditangani langsung oleh Dokter Spesialis berpengalaman serta mendapatkan training luar negeri
2. Dokter Spesialis yang ahli dalam USG Muskuloskeletal sehingga Diagnosa yang diberikan Akurat
2. Fisioterapis yang handal
3. Menangani berbagai macam penyakit
4. Biaya Pengobatan yang Terjangkau
5. Menawarkan Banyak Layanan: DTS atau Spinal Decompression Treatment, ESWT atau Exreacorporeal Shock Wave Therapy, High Power Laser, Scoliosis Treatment, USG Musculoskeletal, Terapi Laser, Terapi Ultrasound, Terapi Infra Red, Terapi Kinesio Tape, Terapi Stimulasi Listrik, Terapi Lilin.
Hubungi Klinik Flex-free terdekat..!
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.