Torticollis pada Orang Dewasa

13 Desember 2022 , Flex Free
13 Desember 2022
Flex Free

Torticollis, atau kondisi leher tertarik ke satu sisi, biasanya ditemukan pada bayi. Akan tetapi kondisi ini juga bisa dialami oleh orang dewasa.

Apa itu Torticollis?

Torticollis adalah kondisi di mana otot leher mengalami spasme (kejang otot) sehingga kepala menjadi tertarik ke satu sisi. Torticollis dapat menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman di leher.

Apa Penyebab Torticollis pada Orang Dewasa?

Penyebab torticollis pada orang dewasa sangat bervariasi, mulai dari akibat stroke hingga cedera, penyebab lain misalnya salah posisi tidur, atau spasme otot leher. Torticollis juga bisa disebabkan adanya masalah pada tulang leher dan infeksi.

Gejala Torticollis pada Orang Dewasa

Gejala dapat muncul perlahan, dengan gejala paling sering yaitu:

  • tidak dapat menggerakkan kepala seperti biasa
  • sakit atau kaku leher
  • sakit kepala
  • satu sisi bahu lebih tinggi
  • otot leher bengkak
  • dagu miring ke satu sisi

Bagaimana Penanganannya?

Penanganan khusus akan ditentukan berdasakan hal berikut:

  • usia, kondisi kesehatan umum, dan riwayat kesehatan
  • kondisi penyakit saat ini
  • toleransi Anda terhadap obat, prosedur atau terapi tertentu
  • pilihan atau pertimbangan Anda

Beberapa pilihan penanganan untuk torticollis pada dewasa yaitu dengan:

  • kompres hangat
  • pemijatan
  • terapi fisik
  • traksi
  • latihan peregangan
  • korset leher

Pembedahan mungkin akan direkomendasikan oleh dokter bila terdapat masalah struktur atau kondisi yang lebih berat.

Obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi torticollis antara lain muscle relaxan, obat anti nyeri, obat Parkinson, atau dengan injeksi botulinum yang diulang setiap beberapa bulan.

Latihan untuk Torticollis

Pada sebagian besar kasus, olahraga dan terapi fisik difokuskan untuk meredakan tegang otot dan menguatkan otot leher yang membantu memperbaiki postur.

Latihan ini dapat membantu meredakan nyeri dan rasa tidak nyaman, juga membantu kepala untuk kembali ke posisi netral.

  1. Sensory Trick Training

Latihan pertama adalah latihan mental untuk membantu merelaksasi otot leher yang kaku. Trik ini menggunakan indera untuk memberikan sinyal otot untuk rileks.

Banyak penderita torticollis menemukan bahwa menyentuh bagian tertentu di wajah dapat membantu merelaksasi otot leher. Penelitan mengungkap bahwa hal ini terjadi karena otak lebih fokus pada input yang berbeda (sentuhan), tidak lagi pada otot yang sakit.

Lokasi sentuhan dapat berbeda pada setiap orang.

  1. Forward Head Pulls

Peregangan ini dapat membantu melepaskan otot yang membentang ke bagian belakang dan samping leher. Gerakan ini bermanfaat bila torticollis yang Anda alami menarik kepala ke belakang atau ke samping.

  • Langkah 1: Berdiri di sebelah meja, letakkan tangan kanan di belakang kepala. Pegang tepi meja dengan tangan kiri.
  • Langkah 2: Perlahan-lahan miringkan kepala 45 derajat ke kanan dan lihat ke bawah. Regangan akan dirasakan di leher dan bahu.
  • Langkah 3: Bila Anda mampu, gunakan tangan kanan untuk menekan dengan lembut kepala untuk menambah regangan. Tahan hingga 40 detik.

Anda dapat berubah posisi untuk meregangkan sisi leher yang lain.

  1. Opposing Rotations

Bila torticollis Anda miring ke satu sisi, latihan ini dapat membantu meregangkan dan menguatkan otot-otot yang berlawanan dengan otot yang sakit.   

  • Langkah 1: Berdiri tegak, kaitkan jari-jari Anda dan letakkan di belakang kepala. Bentangkan siku ke arah luar.
  • Langkah 2: Perlahan-lahan putar kepala ke arah berlawanan dari torticollis. Jaga bahu dan lengan tetap diam di tempat.  
  • Langkah 3: Ketika terasa regangan di leher, tahan posisi selama 30 detik, kemudian lepaskan kembali ke posisi netral.  

Ulangi gerakan ini sebanyak tiga hingga lima kali sehari.  

Bila Anda sudah mulai merasa nyaman melakukan latihan ini, Anda dapat menambahkan tahanan.

Berbaring miring dengan menggunakan bantal di kepala, sehingga torticollis Anda membuat Anda melihat ke atas. Perlahan-lahan putar kepala ke arah bantal dan arahkan wajah Anda ke bantal, tahan posisi ini selama 30 detik.

  1. Sideways Head Pulls

Bila torticollis menyebabkan kepala Anda miring ke bahu (telinga ke bahu), latihan ini dapat membantu melepaskan otot.

  • Langkah 1: Berdiri di sebelah meja dengan torticollis membuat kepala miring ke arah meja. Pegang sisi meja dengan tangan untuk tumpuan.
  • Langkah 2: Letakkan tangan yang lain di atas kepala.
  • Langkah 3: Miringkan kepala dengan arah menjauhi meja (berkebalikan dengan arah torticollis), coba untuk membuat telinga menyentuh bahu. Anda akan merasakan regangan. Gunakan tangan untuk menambah regangan. Tahan posisi ini selama 40 detik.   

Ulangi latihan ini sebanyak tiga hingga lima kali sehari.

Catatan Penting

Tujuan dari latihan di atas adalah untuk meredakan nyeri, bukan untuk menimbulkan nyeri. Bila latihan di atas membuat leher Anda bertambah nyeri atau keluhan bertambah buruk, segera hentikan latihan.

Bila gejala torticollis Anda alami lebih dari beberapa hari atau dirasa memburuk, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Torticollis kronis dapat disebabkan oleh cedera yang serius, atau masalah pada otak.

Anda dapat mengkonsultasikan keluhan Anda kepada dokter ahli kami, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medis di Flex Free Clinic, untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang menyeluruh dari masalah Anda.

Hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai layanan di klinik kami.

 

 

Referensi:

  • https://www.healthline.com/health/torticollis
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/torticollis-wryneck
  • https://www.webmd.com/a-to-z-guides/best-exercises-torticollis-adults

Artikel lain

Tanya Jawab

Tanya jawab seputar muskuloskeletal (otot, tulang, sendi) kepada dokter kami

WhatsApp ×

Jika ada pertanyaan, silahkan menghubungi kami melalui

Flexfree Jakarta Utara

Flexfree Jakarta Selatan

Flexfree Bandung