MENGENAL TINDAKAN ASPIRASI SENDI

Selasa, 05 Maret 2024
dr. Bella Pricylla J
Selasa, 05 Maret 2024
dr. Bella Pricylla J

Apa yang dimaksud dengan Aspirasi Sendi?

Aspirasi sendi merupakan suatu prosedur tindakan untuk mengeluarkan cairan atau menyedot cairan dari ruang di sekitar sendi dengan menggunakan bantuan jarum khusus. 

Prosedur ini biasanya dilakukan dengan bius lokal bertujuan untuk:

  • Meredakan pembengkakan dan mengurangi nyeri.
  • Untuk menganalisis cairan sendi untuk membantu menegakkan diagnosis penyakit pada sendi.
  • Persiapan tindakan injeksi pada sendi

 

Pada keadaan apa tindakan Aspirasi Sendi dibutuhkan ?

Aspirasi sendi dapat dilakukan untuk mendiagnosis dan membantu pengobatan gangguan pada masalah sendi. Dengan menganalisis cairan sendi, kondisi berikut ini dapat diketahui, seperti:

  • Gout Arthritis (Asam Urat)
  • Berbagai jenis artritis (Radang sendi), seperti osteoarthritis, rheumatoid arthrits
  • Infeksi sendi

Aspirasi sendi juga dapat dilakukan untuk mengeluarkan kumpulan cairan di sekitar sendi. Terkadang bursitis (radang bursa) dapat menyebabkan terkumpul cairan di dekat sendi. Mengeluarkan cairan sendi dapat  mengurangi tekanan, meringankan rasa sakit, dan meningkatkan pergerakan sendi.

Kadang-kadang, obat disuntikkan setelah pengangkatan cairan untuk membantu mengobati penyakit sendi tertentu.

 

Bagaimana cara kerja Aspirasi Sendi?

Penumpukan cairan pada sendi dapat memberikan tekanan pada sendi. Cairan yang berlebihan pada sendi dapat menyebabkan nyeri dan bengkak, sehingga mungkin anda merasa sulit untuk menekuk dan menggerakkan sendi.

Selain untuk membantu mendiagnosis penyakit, tindakan aspirasi sendi dapat membantu mengurangi cairan sendi sehingga dapat mengurang tekanan dan pembengkakan pada sendi.

Rasa sakit akibat radang sendi juga dapat berkurang dan anda akan lebih mudah menggerakkan sendi setelah prosedur ini dilakukan.

Cairan yang berlebih sering kali dapat kembali. Jika dibutuhkan kembali, mungkin tindakan aspirasi sendi ini dilakukan.

Tindakan aspirasi sendi, dapat dilakukan pada:

  • Pinggul, lutut, pergelangan kaki dan kaki.
  • Siku, bahu, pergelangan tangan dan tangan.

 

Bagaimana tindakan Aspirasi Sendi ini dilakukan ?

Aspirasi dan injeksi sendi dapat di lakukan di rumah sakit atau tempat prakrik sehari-hari dokter. Dokter biasanya menggunakan alat bantu, seperti USG (Ultrasound) untuk memandu prosedur injeksi dan juga aspirasi sendi.

Sebelum melakukan tindakan dokter akan menjelaskan prosedur yang akan dilakukan dan meminta persetujuan pasien untuk memulai prosedur.

Setelah itu, dokter akan membersihkan secara steril pada bagian yang akan di lakukan injeksi atau aspirasi. Untuk sendi yang lebih kecil mungkin dokter akan mengoleskan krim anestesi untuk memberikan rasa baal atau kebas pada lokasi tindakan, sedangkan pada lokasi yang lebih besar, seperti pinggu, bahu, atau lutut mungkin akan memerlukan anestesi lokal. Tindakan aspirasi sendi biasanya memakan waktu yang tidak lama yaitu sekitar 5-10 menit bergantung jumlah cairan yang berlebih di dalam sendi.

Cara tindakan aspirasi sendi

sumber: hotcore.info

Langkah-langkah tindakan aspirasi sendi atau injeksi dilakukan:

  1. Memasukkan jarum tipis ke dalam sendi.
  2. Memasang jarum suntik kosong ke jarum dan mengeluarkan cairan dari sendi (aspirasi). Dokter mungkin memerlukan beberapa jarum suntik untuk mengeluarkan semua cairan.
  3. Mengeluarkan jarum suntik dengan cairan berlebih dan menggantinya dengan jarum suntik yang berisi obat.
  4. Menggunakan jarum dan titik masuk yang sama untuk menyuntikkan obat ke dalam sendi.
  5. Memasang perban di atas area perawatan.

Setelah tindakan aspirasi sendi dilakukan, mungkin anda diminta untuk beristirahat sementara selama 30 menit untuk mengevaluasi keadaan anda pasca dilakukan tindakan.

 

Apakah tindakan Aspirasi ini membutuhkan terapi kombinasi lainnya?

Untuk membantu proses penyembuhan tindakan aspirasi sendi biasanya dibutuhkan kombinasi terapi lainnya.

Pilihan kombinasi terapi yang biasanya dilakukan adalah tindakan injeksi pada sendi.

Setelah dilakukan tindakan aspirasi, mungkin anda juga disarankan untuk melakukan terapi injeksi anti radang ke dalam sendi. Injeksi anti radang ini dapat membantu keluhan anda dalam meredakan rasa sakit, pembengkakan, serta kekuan pada sendi. Injeksi ini juga dapat membantu memperlambat kembalinya cairan berlebih ke dalam sendi.

Efek pengobatan injeksi anti radang biasanya berlangsung selama beberapa bulan. Tindakan injeksi anti radang tidak boleh dilakukan secara berlebihan, tindakan yang belebihan dapat menyebabkan kerusakan pada sendi , melemahkan tendon dan ligament pendukung.

Selain injeksi radang, dapat juga di berikan injeksi Hyaluronic acid.

 

Pada keadaan apa Tindakan Aspirasi Sendi tidak boleh dilakukan?

Pada keadaan tertentu tindakan aspirasi sendi mungkin akan di pertimbangkan tidak dilakukan, jika mengalami keadaan, seperti:

  • Mengalami infeksi kulit lokal, seperti selulitis
  • Mengalami patah tulang yang baru terjadi (Akut)
  • Mempunyai riwayat pernah mendapatkan penanganan pengganti sendi (Joint Prosthesis)
  • Diatesis perdarahan yaitu mengacu pada peningkatan kecenderungan untuk mengalami perdarahan atau memar
  • Kelainan bentuk anatomi sendi
  • Pasien yang tidak kooperatif saat melakukan tindakan aspirasi sendi

 

Apakah tindakan Aspirasi Sendi ini berbahaya ?

Seperti prosedur tindakan lainnya, tindakan aspirasi ini juga dapat menimbulkan komplikasi. Tetapi, tindakan ini masih jarang dilaporkan mengalami komplikasi. Komplikasi yang mungkin dapat timbul, seperti:

  • Rasa tidak nyaman pada lokasi aspirasi
  • Memar di lokasi aspirasi
  • Bengkok di lokasi aspirasi
  • Infeksi di lokasi aspirasi

Mungkin ada risiko komplikasi lainnya tergantung dari  kondisi medis yang di alami pasien. Pastikan untuk mendiskusikan terlebih dahulu masalah apa pun dengan dokter terkait sebelum prosedur ini dilakukan.

Lakukan perawatan ini di rumah setelah tindakan aspirasi atau injeksi sendi dilakukan:

  1. Menjaga lokasi aspirasi dan injeksi sendi tetap bersih dan kering.
  2. Biarkan perban terpasang (jika ada) sesuai anjuran yang diberikan oleh dokter pelaksana.
  3. Mungkin anda disarankan untuk berisrirahat dirumah sementara waktu.
  4. Tempat aspirasi mungkin terasa lunak atau sakit selama beberapa hari setelah prosedur aspirasi sendi.
  5. Mengonsumsi obat-obatan yang telah dianjurkan oleh dokter.

Laporkan kepada dokter atau pelayanan medis terkait, jika setelah tindakan aspirasi sendi atau injeksi anda mengalami:

  • Demam atau perasaan mengigil
  • Kemerahan, bengkak, perdarahan, atau keluarnya cairan dari lokasi aspirasi sendi atau injeksi
  • Rasa sakit yang bertambah di sekitar lokasi aspirasi atau injeksi

Dokter mungkin akan memberikan instruksi tambahan setelah prosedur berganatung dari situasi anda.

Tindakan aspirasi sendi jarang menimbulkan komplikasi dan malah sebaliknya yaitu memberikan banyak manfaat pada penyakit sendi. Temui dan konsultasikanlah dengan dokter yang ahli di bidang penyakit sendi, agar anda mendaptatkan penanganan yang tepat.

 

Berapa Biaya Tindakan Aspirasi Sendi di Klinik Flex Free

Biaya yang di keluarkan untuk tindakan Aspirasi Sendi di Klinik Flex Free lebih kurang Rp.250.000,-

 

 

 


Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561

Artikel lainnya