Terapi Injeksi pada Kelainan Sistem Muskuloskeletal

26 Oktober 2022 , Flex Free
26 Oktober 2022
Flex Free

Apa itu Sistem Muskuloskeletal?

Sistem muskuloskeletal  adalah sistem yang meliputi otot, tulang, sendi dan struktur jaringan penunjang sekitar sendi (ligamen, fasia, kapsul sendi dsb), dan karena berkaitan erat dengan saraf sehingga sering disebut dengan sistem neuromuskuloskeletal.

Gejala dan keluhan apa saja yang mungkin timbul karena kelainan di sistem tersebut?

Keluhan yang sering terjadi adalah nyeri, bengkak, kaku, kelemahan, kelumpuhan, dll.

Apa saja penyebab dan dampak terjadinya kelainan tersebut?

Penyebab kelainan pada sistem neuromuskuloskeletal sangat beragam. Secara umum, penyebabnya dibedakan  karena proses degeneratif (penuaan), trauma, infeksi, peradangan/iritasi (akibat penggunaan berlebihan, sikap dan gerakan tubuh yang salah, gerakan berulang, dll) ataupun karena tumor/kanker. 

Kelainan-kelainan tersebut akan berdampak pada pergerakan, fleksibilitas dan produktivitas karena keterbatasan dalam melakukan aktivitas keseharian, ketidakmampuan melakukan aktivitas pekerjaan, dan keterbatasan-keterbatasan lainnya.  Kelainan dapat menetap dan akhirnya dapat memicu timbulnya penyakit lain, depresi, dan akan sangat membebani penderita dan keluarganya, mengingat fungsi sistem muskuloskeletal adalah sebagai alat gerak.

Apa yang dilakukan oleh Dokter untuk mengatasi masalah ini?

Kelainan dalam bidang muskuloskeletal memerlukan penatalaksanaan yang bersifat menyeluruh dan saling terkait, tidak bisa hanya mengandalkan satu macam jenis pengobatan saja.

Tujuan penatalaksanaan bidang muskuloskeletal adalah sebagai berikut:

  • menghilangkan nyeri (manajemen nyeri)
  • menghilangkan proses peradangan
  • memperbaiki disfungsi mekanik
  • mencegah kerusakan jaringan lebih lanjut
  • mengembalikan fungsi ke normal atau mendekati normal

Penatalaksanannya meliputi:

  • perubahan gaya hidup
  • pemberian obat-obatan baik diminum, injeksi/disuntik atau balur
  • fisioterapi
  • latihan-latihan khusus
  • pemberian alat bantu khusus seperti penggunaan sepatu ortopedi, splint dan brace (alat penyangga/korset), dan protesa (kaki, lengan dan tangan palsu).

Salah satu tindakan terapi yang sekarang ini sering dilakukan oleh para dokter adalah tindakan injeksi yaitu pemberian obat secara suntik.

Apa Tujuan Terapi Injeksi dalam Bidang Muskuloskeletal?

Tujuan tindakan injeksi/suntik dalam bidang muskuloskeletal adalah:

  1. Menghilangkan proses peradangan yang terjadi, yang secara tidak langsung juga akan menghilangkan nyeri dan bengkak.
  2. Menghilangkan atau mengurangi nyeri
  3. Melemaskan otot yang tegang atau memanjangkan otot yang pendek
  4. Menghilangkan cairan radang yang terdapat pada persendian
  5. Sebagai alat diagnosis
  6. Menghilangkan kekakuan karena kelainan susunan saraf pusat
  7. Menyembuhkan infeksi
  8. Sebagai alternatif pemberian obat bila penderita mempunyai riwayat alergi ataupun kontraindikasi terhadap obat tertentu yang diberikan dengan diminum, misal: sakit maag. Juga untuk mengurangi efek samping obat akibat pemberian secara diminum
  9. Menyembuhkan kista yang terdapat pada otot, fasia atau kapsul sendi bila masih dalam stadium dini di mana ukurannya masih kecil dan belum mengalami infeksi
  10. Mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan sehingga akan memperpendek waktu untuk menjalani fisioterapi atau rehabilitasi medis
  11. Untuk memasukkan suplemen pelumas sendi (viscuosupplementation) seperti hyaluronic acid

Ada Berapa Macam Jenis Tindakan Injeksi dalam Bidang Muskuloskeletal?

Secara garis besar dalam dunia kedokteran terdapat dua macam tindakan suntik yaitu:

  1. Wet needling, suntikan dengan menggunakan obat atau zat aktif.
  2. Dry needling, yaitu suntikan tanpa menggunakan obat, hanya menggunakan jarum seperti akupuntur atau menggunakan cairan yang bukan merupakan obat atau zat aktif, seperti menggunakan cairan garam fisiologis atau NaCl.

Lokasi tindakan suntik dalam bidang muskuloskeletal:

  1. Injeksi intra-artikuler yaitu tindakan suntikan yang dilakukan ke dalam persendian untuk memasukkan obat-obat tertentu ke dalam sendi atau mengeluarkan cairan dari dalam sendi (tindakan aspirasi).
  2. Injeksi peri-artikuler yaitu tindakan suntikan yang dilakukan pada daerah sekitar sendi, meliputi injeksi tendoperiosteal (injeksi pada daerah tendon, ujung otot atau pada ujung ligamen atau fasia yang menempel pada tulang periosteal), injeksi intrabursal (injeksi ke dalam bursa) dan injeksi intra selubung sinovial (injeksi ke dalam selubung sendi atau sinovial).
  3. Injeksi intramuskuler yaitu tindakan suntikan ke dalam otot. Dapat dilakukan sepanjang serabut otot yang sakit, pada titik-titik tertentu yang nyeri (trigger points area) ataupun pada beberapa kelompok otot tertentu yang mengalami gangguan mekanis selain nyeri (otot yang memendek, tegang dsb)
  4. Injeksi intra selubung saraf yaitu tindakan suntik ke dalam selubung saraf tepi.
  5. Injeksi epidural yaitu tindakan suntik ke dalam rongga epidural (rongga sekitar sumsum tulang belakang atau medula spinalis).

Obat-obat apa saja yang biasa digunakan?

Obat-obat yang digunakan dapat berupa:

  1. Kortikosteroid, adalah obat anti radang (mengurangi pembengkakan)
  2. Kombinasi kortikosteroid dan obat anestesi lokal
  3. Obat anestesi lokal, digunakan sebagai alat diagnosis
  4. Obat anti inflamasi non steroid (OAINS)
  5. Obat anti nyeri
  6. Cairan garam fisiologis (larutan NaCl)
  7. Botox (botulinum toxin)
  8. Pelemas otot (muscle relaxants)

Injeksi apa saja yang paling sering dilakukan untuk mengatasi masalah muskuloskeletal?

Injeksi pelumas sendi adalah salah satu terapi yang bersifat non operatif untuk mengatasi kelainan sendi yang disebabkan oleh kerusakan tulang rawan sendi dan lainnya.

Terapi ini dilakukan dengan menyuntikan sebuah zat yang berfungsi sebagai pelumas yaitu zat hyaluronic acid. Secara normal, tubuh akan memproduksi sendiri zat pelumas tersebut, namun dengan adanya kerusakan sendi contoh seperti pada osteoarthritis, maka jumlah zat yang diproduksi tidak mencukupi untuk menjaga elastisitas sendi tersebut.

Apakah Fungsi Injeksi Hyaluronic Acid?

  • Menjaga elastisitas sendi
  • Shock Absorber
  • efek anti inflamasi dan anti radikal bebas
  • Memperbaiki nutrisi pada sendi
  • merangsang pembentukan Hyaluronan atau hyaluronic acid endogen

Injeksi pelumas sendi akan mengurangi tingkat keparahan kerusakan sendi yang terjadi dan mengurangi keluhan nyeri sehingga penderita dapat beraktivitas kembali dengan optimal.

Injeksi pelumas sendi dapat diberikan kepada semua penderita OA, dan cukup aman dengan efek samping yang sangat minimal, selama tidak ada kontraindikasi seperti infeksi, reaksi  alergi terhadap hyaluronic acid atau  komponennya.

Apa yang harus diperhatikan bila hendak mendapat terapi injeksi?

Informasikan kepada dokter tentang beberapa hal berikut:

  1. riwayat alergi terhadap obat-obatan tertentu.
  2. adanya fobia atau ketakutan yang berlebih terhadap jarum suntik atau darah.
  3. adanya penyakit darah tinggi, kencing manis, penyakit jantung, kelainan darah ataupun penyakit kronis lain yang diderita yang mungkin merupakan kontraindikasi untuk tindakan penyuntikan menggunakan obat-obatan tertentu.
  4. mengenai riwayat pernah mendapatkan tindakan suntik sebelumnya.

Minta informasi sejelas-jelasnya kepada dokter mengenai tujuan, jenis, frekuensi suntik, obat yang digunakan, kemungkinan efek samping, apa yang tidak boleh dilakukan setelah selesai disuntik, dan juga biaya obat yang digunakan.

Layanan Lain

LAYANAN

Apakah Pengobatan Prolotherapi itu? Prolotherapy adalah sebuah teknik pengobatan inovatif yang bertujuan un

LAYANAN

Apakah Sendi itu?  Sendi adalah hubungan antara ujung tulang dengan ujung tulang yang lain, yang memun

LAYANAN

Apa itu Terapi Infrared (IR)? Terapi infrared adalah salah satu jenis terapi dalam bidang Ilmu Kedokteran F

LAYANAN

Apa itu Terapi Ultrasound? Terapi ultrasound (US) adalah salah satu jenis terapi dalam bidang Ilmu Kedokter

Tanya Jawab

Tanya jawab seputar muskuloskeletal (otot, tulang, sendi) kepada dokter kami

WhatsApp ×

Jika ada pertanyaan, silahkan menghubungi kami melalui

Flexfree Jakarta Utara

Flexfree Jakarta Selatan

Flexfree Bandung