Kaki terdiri dari banyak tulang, sendi, otot, tendon dan ligamen yang terlibat dalam setiap langkah dan menahan beban berat badan. Bila kaki terkena radang sendi, rasa nyeri dan kaku akibat peradangan dapat membuat tugas kaki menjadi sulit.
Latihan dan peregangan teratur dapat meningkatkan kekuatan, memperbaiki fleksibilitas dan mengurangi nyeri sendi. Oleh karena itu, selain obat-obatan yang disarankan oleh dokter, lakukan juga latihan untuk kaki dengan teratur.
Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan latihan yang aman dan tepat untuk Anda. Selain itu, pastikan juga hal-hal berikut ini:
Gunakan benda berbentuk silinder, misalnya kaleng minuman, atau kaleng makanan. Gulirkan kaki di atas kaleng tersebut selama beberapa menit ke semua arah.
Lakukan gerakan ini dua kali sehari.
Duduk dan silangkan salah satu kaki di atas lutut. Tarik jari-jari kaki ke arah badan sampai terasa regangan. Tahan selama 15–20 detik.

Ulangi tiga kali.
Tekuk pergelangan kaki ke arah badan sejauh Anda mampu, kemudian arahkan jari-jari kaki menjauh dari badan.
Ulangi 10 kali.
Gerakkan pergelangan kaki memutar secara perlahan ke satu arah sebanyak 10 kali, kemudian ulangi ke arah berlawanan.
Duduk di kursi, letakkan handuk di lantai di depan Anda. Kemudian jepit handuk menggunakan jari-jari kaki. Ulangi 10–20 kali.

Bila Anda sudah semakin mahir, tambahkan sedikit beban, misalnya kaleng makanan di atas handuk.
Kaki menapak di lantai, kemudian regangkan ajri-jari kaki sejauh mungkin. Tahan selama lima detik. Ulangi 10 kali.
Posisi duduk, tulis huruf alfabet dengan menggerakkan ibu jari dan pergelangan kaki. Lakukan latihan ini dua kali sehari.
Posisi duduk, ikatkan pita elastis di salah satu kaki. Kemudian masukkan kaki lainnya ke tali tersebut dan gerakkan jari-jari kaki ke arah luar, telapak kaki tetap menapak lantai.

Kembali ke posisi awal dengan perlahan. Ulangi gerakan 10 kali, dan lakukan tiga kali sehari.
Kaitkan handuk di telapak kaki bagian atas dan tarik jari-jari kaki ke arah badan, jaga lutut tetap tegak. Tahan selama 30 detik.

Ulangi tiga kali pada masing-masing kaki.
Berdiri berpegangan di belakang kursi, kemudian berjinjit, lutut jangan ditekuk. Perlahan-lahan turunkan kembali kaki.
Ulangi 10 kali.
Berdiri menghadap dinding, kedua tangan ditempelkan ke dinding setinggi bahu, satu kaki lebih dekat ke dinding (sekitar 30 cm dari dinding).

Tekuk lutut tungkai yang berada di depan, sampai terasa regangan di belakang tungkai. Kemudian kembali ke posisi awal. Ulangi 10 kali.
Lakukan gerakan seperti di atas, tetapi tungkai yang berada di belakang sedikit ditarik ke depan sehingga lutut juga ikut ditekuk. Ulangi 10 kali.
Berpegangan pada meja yang kokoh, angkat satu kaki. Tahan selama Anda mampu, targetkan hingga satu menit. Ulangi gerakan tiga kali, dan lakukan dua kali sehari.
Bila Anda sudah mahir melakukan gerakan ini, tingkatkan kesulitan dengan berdiri di atas bantal. Bila Anda sudah percaya diri dapat berdiri di atas bantal dengan mudah, lakukan gerakan awal (berdiri satu kaki di lantai) tetapi dengan mata tertutup.
Agar latihan aman dan efektif, lakukan beberapa tips berikut ini:
Referensi:
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.
Klinik Flex-Free Jakarta Utara
Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421Klinik Flex-Free Bandung
Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806Klinik Flex-Free Jakarta Selatan
The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561