Cari Tahu Penyebab Lutut Sakit

23 Mei 2022 , Flex Free
23 Mei 2022
Flex Free

Nyeri pada lutut biasanya akan terasa lebih sakit ketika digerakkan. Penyebab lutut sakit sendiri sangatlah beragam, seperti halnya cedera hingga terjadi peradangan.

Jika Anda mengalaminya mungkin kondisi ini membuat Anda kesulitan untuk berdiri, karena lutut sedang berada pada kondisi yang tidak stabil. Untuk itu, kenali beberapa penyebab lutut sakit, agar Anda lebih memperhatikan kondisi pada tubuh.

Beberapa Penyebab Lutut Sakit

Lutut yang yang sakit sering disertai dengan beberapa keluhan seperti halnya lutut yang sulit diluruskan, terasa kaku. Jika Anda sering merasakannya, penting untuk mengetahui penyebab lutut sakit.

Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan lutut merasakan sakit, yakni:

  1. Tempurung lutut terluka

Tempurung lutut bisa retak bahkan patah karena adanya benturan ketika terjatuh atau mengalami kecelakaan seperti halnya kecelakaan berkendara. Kadang-kadang, seseorang yang memiliki tulang yang lemah karena osteoporosis, tidak dapat dipungkiri dapat mengalami patah tulang tempurung juga ketika tersandung.

  1. Mengalami cedera pada ligamen

Sakit lutut dapat disebabkan oleh cedera ligamen, khususnya pada bagian ligamen tulang kering ke tulang paha (anterior cruciate) yang robek. Ligamen sendiri merupakan pita elastis jaringan yang dapat menghubungkan satu tulang ke tulang lainnya.

Cedera ligamen jamak sering dialami oleh atlet atau seseorang yang bermain sepakbola, basket serta olahraga lainnya yang memerlukan perubahan gerak lari yang secara tiba-tiba.

  1. Mengalami bursitis lutut

Penyebab Lutut Sakit selanjutnya yakni bursitis lutut, yang merupakan peradangan pada kantong yang berisi pelicin atau cairan di bagian luar sendi, sehingga ligamen dan tendon dapat bergerak mulus di atas sendi.

Peradangan di kantong pelicin sendir ini dapat menyebabkan sakit atau nyeri pada lutut.

  1. Dislokasi pada tempurung lutut

Permasalahan seperti dislokasi tempurung lutut juga menjadi penyebab lutut sakit. Kondisi tersebut dapat terjadi saat tulang segitiga atau mitela penutup bagian depan lutut bergeser dari tempat awalnya.

  1. Robeknya meniskus

Meniskus sendiri terbentuk dari tulang rawan yang kenyal dan keras. Bagian tubuh tersebut memiliki fungsi sebagai peredam kejut antara tulang paha dan tulang kering.

Meniskus ini dapat robek ketika tiba-tiba seseorang memelintir lutut sambil menahan beban berat tanpa adanya persiapan.

  1. Nyeri kaki atau pinggul

Ketika Anda mengalami nyeri kaki atau pinggul, mungkin cara berjalan pun cenderung akan berubah dengan cara mengandalkan sendi lutut. Gaya berjalan seperti ini, mengakibatkan tekanan pada sendi lutut semakin bertambah hingga menjadi pemicu sakit lutut.

  1. Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis merupakan penyakit peradangan sendi yang kronis karena adanya gangguan autoimun. Permasalahan ini dapat mempengaruhi tiap sendi dalam tubuh, termasuk pada bagian lutut.

  1. Osteoarthritis

Peradangan pada sendi yang paling sering menyerang lutut yakni osteoarthritis yang mana penyakit ini sering muncul ketika tulang rawan lutut mengalami aus.

  1. Radang pada tendon lutut

Iritasi serta peradangan pada tendon lutut disebut juga dengan tendinitis patella. Tendon sendiri merupakan jaringan keras dan tebal untuk menghubungkan otot ke tulang.

Biasanya seseorang yang rentan mengalami ini adalah seorang pelari, pesepeda, pemain ski atau orang yang sering melompat.

  1. Artritis septik

Sendi pada lutut terkadang dapat mengalami infeksi dan menyebabkan pembengkakan, kemerahan hingga nyeri lutut. Gejala ini bisa timbul secara tiba-tiba, jika tidak segera ditangani hal ini dapat merusak tulang rawan di lutut Anda.

Selain beberapa hal di atas, penyebab lain nyeri lutut juga dapat disebabkan oleh patah tulang tempurung lutut, tulang kering dan tulang paha. Bukan hanya itu, penyakit asam urat, kanker yang menyebar ke sendi lutut hingga sindrom nyeri patellofemoral.

Faktor Risiko yang Dapat Meningkatkan Penyakit pada Lutut

Sendi lutut memiliki peran yang cukup berat karena harus menopang berat tubuh. Tidak dapat dipungkiri sendi lutut rentan mengalami kerusakan.

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit atau cedera lutut hingga menyebabkan nyeri, seperti halnya:

  1. Sebelumnya pernah mengalami cedera lutut
  2. Memiliki berat badan yang berlebih (obesitas)
  3. Mempunyai kebiasaan merokok
  4. Kekurangan fleksibilitas atau kekuatan pada otot
  5. Faktor pekerjaan yang mengharuskan untuk sering berlutut, melakukan aktivitas fisik yang berat, atau mengangkat beban yang berat. Sebut saja olahragawan atau pekerja bangunan.

Diagnosis Nyeri Lutut

Dalam hal ini, dokter akan bertanya kepada Anda bila mengalami sakit lutut secara detail mengenai gejala sakit lutut. Seperti halnya kapan munculnya nyeri, pernah tidaknya mengalami cedera atau seberapa parah nyeri yang dirasakan.

Selain itu, dokter juga akan bertanya apakah Anda pernah prosedur medis atau operasi di bagian lutut. Selanjutnya dokter akan memeriksa Anda dengan cara sebagai berikut:

  1. Melihat-lihat kondisi lutut Anda, untuk melihat apakah ada pembengkakan, lebam atau kemerahan di sekitar lutut.
  2. Merasakan dengan meraba perubahan pada lutut. Sebut saja kulit di sekitar lutut menjadi lebih hangat atau kelainan bentuk sendi lutut.
  3. Menggerak-gerakkan lutut untuk melihat seberapa besar hambatan pergerakan lutut Anda.

Selanjutnya, setelah dokter melakukan pemeriksaan tersebut akan dilakukan pemindaian pada lutut Anda. Seperti halnya dengan USG, CT scan, MRI atau Rontgen.

Dengan pemindaian tersebut dokter bisa melihat kondisi lutut Anda dan mengetahui penyebabnya.

Pengobatan untuk Meredakan Penyebab Lutut Sakit

Lutut yang sakit dapat diobati sesuai dengan penyebabnya. Setelah itu, dokter akan dapat memberikan pengobatan yang sesuai. Pengobatan tersebut berupa:

  1. Memberi obat-obatan

Memberi obat-obatan bertujuan untuk meredakan nyeri pada lutut ataupun mengobati penyebab lutut nyeri. Untuk meredakannya dokter biasanya akan memberi obat antiinflamasi nonsteroid atau paracetamol.

  1. Melakukan fisioterapi

Melakukan fisioterapi memiliki tujuan untuk melatih serta menguatkan otot sekitar lutut Anda. Dengan begitu lutut akan lebih stabil.

Bila diperlukan, dokter akan menyarankan Anda untuk menggunakan alat penyangga lutut (knee support) sebagai pereda nyeri lutut, seperti halnya untuk penderita osteoarthritis.

  1. Melakukan suntik sendi

Sebagai pereda nyeri, biasanya dokter juga menyuntikkan obat ke sendi lutut. Zat yang disuntikan tersebut bisa berupa kortikosteroid atau asam hialuronat.

Apabila sakit lutut yang Anda derita sudah sangat parah dan beberapa metode di atas tidak berhasil, bisa saja dokter akan melakukan operasi untuk lutut Anda. Sebut saja artroskopi atau operasi penggantian pada sendi lutut.

Bagi Anda yang ingin melakukan beberapa pengobatan untuk meredakan lutut yang nyeri, kami sarankan untuk menemui dokter yang tepat. Agar Anda bisa mendapat arahan mengenai pengobatan atau terapi mengenai nyeri lutut ini.

Temukan dokter yang tepat dari klinik kami, Flex Free Clinic. Kami memiliki dokter yang profesional dan sudah sangat ahli dalam melakukan terapi pengobatan dan terapi sakit lutut.

Flex Free Clinic juga selalu memberikan pelayanan yang terbaik hanya untuk Anda. Dokter dan semua staf kami sangat ramah seperti keluarga sendiri, jadi dalam melakukan pengecekan penyebab lutut sakit hingga pengobatannya, Anda akan merasa sangat nyaman.

Segera datang ke klinik kami,  Flex Free Clinic untuk mendapatkan pelayanan terbaik!

Artikel lain

ARTIKEL KESEHATAN

Apa Jenis Nyeri Punggung yang Anda Alami? Banyak struktur di tulang belakang yang dapat menyebabkan nyeri p

ARTIKEL KESEHATAN

Disamping bisa menimbulkan rasa yang tidak nyaman, dengkul terasa sakit juga dapat memicu rasa nyeri yang tida

ARTIKEL KESEHATAN

Apa itu Pengapuran Tulang? Pengapuran tulang sebenarnya adalah istilah awam untuk kondisi di mana terjadi p

ARTIKEL KESEHATAN

Apa Anda sadar, bahwa setiap hari Anda akan melakukan aktivitas yang tidak lepas dengan pergerakan. Kaki menja

Tanya Jawab

Tanya jawab seputar muskuloskeletal (otot, tulang, sendi) kepada dokter kami

WhatsApp ×

Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
CABANG JAKARTA
CABANG BANDUNG