Ketika mengalami patah tulang tangan atau lengan, seringkali digunakan gips selama masa penyembuhan, yang bertujuan untuk meminimalisasi pergerakan agar proses penyembuhan dapat berlangsung dengan baik. Akan tetapi, karena tidak digunakan selama beberapa waktu, ketika gips dibuka, beberapa hal dapat terjadi, diantaranya:
- sendi terasa kaku dan bengkak
- gerakan sendi terbatas
- kekuatan dan massa otot di sekitar tulang yang patah menurun
Penderita patah tulang tangan atau lengan akan memerlukan terapi fisik untuk membantu proses pemulihan, seperti:
- mempelajari latihan rentang gerak jari-jari tangan, pergelangan tangan, dan lengan
- mengurangi pembengkakan dan/atau luka jaringan parut dengan manipulasi lembut
- meningkatkan rentang gerak pergelangan tangan dan tangan dan mengembalikan kekuatan menjepit menggunakan jari dan menggenggam
Pergelangan tangan dan lengan yang patah kembali berfungsi untuk sebagian besar aktivitas setelah 8–10 minggu pasca operasi, dan setelah 3–6 bulan, sebagian besar pasien dapat kembali melakukan aktivitas dan olahraga yang lebih berat.
Setelah gips dibuka, latihan untuk pergelangan tangan dan lengan harus segera dilakukan. Bila Anda tidak melakukan latihan, bisa terjadi kerusakan otot. Olahraga kontak dengan high impact harus dihindari setidaknya 4–6 minggu setelah gips dibuka.
Latihan setelah Patah Tulang Tangan dan Lengan
Lakukan latihan setelah patah tulang tangan dan lengan berikut ini 3 kali sehari. Tidak semua latihan berikut ini tepat untuk Anda. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau terapis Anda sebelum memulai latihan.
- Bahu
Tahap 1
- Memperbaiki postur
Berdiri tegak, kedua lengan rileks di samping badan. Tarik bahu ke belakang dan tarik kedua bilah bahu ke tengah.
Tahan posisi selama 20–30 detik, ulangi 5 kali.
- Latihan pendulum
Berdiri dan kemudian condongkan badan ke depan dengan tangan yang tidak cedera berpegangan untuk menjaga keseimbangan. Coba untuk merelaksasi lengan yang cedera dan gantungkan ke bawah, kemudian:
- Ayunkan lengan dengan perlahan ke depan dan belakang
- Ayunkan lengan dengan perlahan ke samping kanan-kiri.
Lakukan selama 1–2 menit.
Tahap 2
Setelah tahap 1 dapat dilakukan dengan nyaman tanpa rasa sakit, Anda dapat melanjutkan ke tahap 2.
- Active assisted shoulder flexion
Tekuk lengan yang cedera 90 derajat, dengan tangan di atas. Letakkan tangan yang sehat di siku tangan yang cedera kemudian dorong siku ke atas. Ulangi 10 kali.
- Active assisted external rotation
Siku sisi lengan yang cedera di tekuk dan dekatkan ke samping badan, telapak tangan menghadap ke atas. Pegang tongkat dengan kedua tangan, kemudian gunakan tangan yang sehat untuk mendorong tongkat ke arah luar. Dorong hingga Anda merasakan regangan.
Tahan selama 5 detik kemudian kembali ke posisi awal dan ulangi 10 kali.
- Siku
- Menekuk dan meluruskan lengan
Tekuk dan luruskan lengan sehingga Anda merasakan regangan ringan hingga sedang. Anda dapat menggunakan lengan lain untuk membantu bila diperlukan. Jangan tekan hingga terasa nyeri. Ulangi 10–15 kali.
- Rotasi lengan
Tekuk siku 90 derajat. Perlahan-lahan putar telapak tangan ke atas dan ke bawah hingga terasa regangan ringan hingga sedang. Gunakan tangan yang sehat untuk membantu bila diperlukan. Jangan paksakan hingga terasa nyeri. Ulangi 10–15 kali.
- Hammer Curls
Dekatkan kedua lengan ke samping badan, kemudian tekuk lengan ke atas dengan telapak tangan terbuka dan ibu jari ke arah atas. Gerakkan tangan ke bahu dan kembali ke bawah.
- Pergelangan tangan dan jari
- Fleksi dan ekstensi pergelangan tangan
Gerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah, Anda dapat melakukan gerakan ini di tepi meja atau lengan kursi. Gunakan tangan lainnya untuk membantu bila diperlukan. Hentikan bila terasa sakit.
Tahan selama 5 detik dan ulangi 10–15 kali.
- Fleksi dan ekstensi jari
Lakukan gerakan menggenggam dan merentangkan jari 10–15 kali.
- Thumb dexterity
Sentuh ujung-ujung jari dengan ibu jari, mulai dari telunjuk hingga kelingking. Setelah menyentuh kelingking, gerakkan ujung ibu jari ke telapak tangan. Ulangi 10–15 kali.
- Supinasi/pronasi telapak tangan
Duduk di kursi dan letakkan lengan di meja. Putar telapak tangan menghadap ke atas dan ke bawah tanpa menggerakkan siku. Tahan masing-masing posisi selama lima detik, kemudian kembali ke posisi awal.
- Flexor Stretch
Luruskan lengan ke depan, dengan lipat siku menghadap ke atas. Tarik jari-jari ke bawah menggunakan tangan yang lainnya. Tahan selama 10 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
- Wall Push-Ups
Condongkan badan ke arah dinding, posisikan kedua tangan ke dinding dan tekuk siku. Pastikan punggung tetap tegak. Kemudian dorong badan, dengan kedua tangan, pastikan beban berat badan tersebar merata.
Tahan selama 10 detik dan kemudian kembali ke posisi awal.
- Rotasi internal
Gunakan pita elastis. Ikat salah satu ujung pita ke tiang, genggam ujung yang lainnya dengan tangan Anda, dengan siku ditekuk 90 derajat. Kemudian tarik pita elastis ke arah badan, tanpa mengubah posisi siku.
Tahan selama 10 detik kemudian kembali ke posisi awal.
- Rotasi eksternal
Genggam pita elastis dengan posisi sama seperti di atas. Gerakkan lengan menjauhi badan, tanpa mengubah posisi siku.
Tahan selama 10 detik kemudian kembali ke posisi awal.
Ketika sudah dapat menggunakan lengan Anda kembali, jangan berlebihan. Mulailah dengan mengangkat benda yang ringan, misalnya gelas yang hanya setengah penuh, kemudian perlahan-lahan coba mengangkat benda yang lebi berat.
Referensi:
- flipbooks.leedsth.nhs.uk. Advice and exercises following a fracture or soft tissue injury of the upper limb. 2022.
- www.performancehealth.com. 8 Exercises to Try After Arm/Wrist/Hand Cast Removal. 2021.
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.