Hamil merupakan suau kondisi normal yang dialami para wanita. Proses kehamilan hingga persalinan memakan waktu yang cukup panjang, yaitu sekitar 9 bulan.
Pada wanita hamil semakin besar usia kehamilan akan terjadi perubahan posisi atau bentuk tubuh terutama punggung. Biasanya ibu hamil akan sering mengalami nyeri punggung , tapi jangan khawatir keluhan ini adalah hal yang lumrah untuk ibu hamil.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai nyeri punggung saat hamil , bacalah artikel berikut dibawah ini.
Selama kehamilan, tubuh mengalami perubahan postur yang signifikan. Berat janin yang semakin besar menggeser pusat gravitasi tubuh ke depan, sehingga payudara dan perut terdorong maju. Pergeseran ini meningkatkan lordosis lumbal (lengkungan ke dalam pada punggung bawah) dan kemiringan anterior panggul, yang menambah beban serta ketegangan otot-otot punggung (Vleeming, Andry; European Spine Journal; 2022).
Akibatnya, nyeri punggung saat hamil sering muncul, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Perubahan posisi tulang belakang saat berdiri maupun duduk juga menurunkan stabilitas postur tubuh (Shiri, Rahman; Best Practice & Research Clinical Rheumatology; 2022). Meskipun terdapat variasi individu, penelitian menunjukkan peningkatan kelengkungan punggung saat kehamilan yang menambah risiko nyeri (Vleeming, Andry; European Spine Journal; 2022).
Ada beberapa faktor utama yang menjelaskan mengapa nyeri punggung saat hamil begitu sering terjadi:
Walaupun nyeri punggung bawah sering dianggap normal, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian medis:
Manajemen nyeri punggung saat hamil umumnya fokus pada pendekatan non-obat. Tujuannya untuk mengurangi nyeri, memperbaiki postur, dan menjaga kesehatan ibu serta janin.

"Penyangga Pelvik"
Sumber: dianeleephysio.com
Nyeri punggung saat hamil adalah keluhan yang sangat umum, terutama akibat perubahan postur, hormon, dan peningkatan beban tubuh. Meskipun sering dianggap normal, gejala berat atau disertai tanda bahaya harus segera dievaluasi. Rehabilitasi dengan latihan, sabuk penyangga, modalitas fisik, hingga terapi komplementer terbukti aman dan efektif mengurangi nyeri.
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.
Klinik Flex-Free Jakarta Utara
Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421Klinik Flex-Free Bandung
Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806Klinik Flex-Free Jakarta Selatan
The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561