Apa itu Orthosis?
Orthosis adalah alat eksternal yang dirancang khusus untuk menstabilkan atau menahan gerak anggota tubuh, mencegah kecacatan, melindungi dari luka, atau membantu fungsi anggota tubuh.
Orthosis dapat kurang efektif pada orang yang kelebihan berat badan dan dapat menjadi tidak nyaman dipakai ketika udara panas dan lembab.
Dokter harus mendiagnosis masalah terlebih dahulu kemudian menentukan apakah orthosis adalah penanganan yang tepat.
Apa Tujuan Penggunaan Orthosis?
- Untuk mengontrol kesejajaran biomekanis
- Mengoreksi atau menyesuaikan deformitas (kelainan bentuk)
- Melindungi dan menyokong bagian tubuh yang cedera
- Membantu rehabilitasi
- Mengurangi nyeri
- Meningkatkan mobilitas
- Meningkatkan kemandirian


Bahan Pembuatan Orthosis
Orthosis umumnya dibuat dengan cara mengukur ekstremitas agar benar-benar sesuai ukurannya.
Orthosis dibuat dari berbagai jenis material diantaranya termoplastik, serat karbon, logam, karet, EVA, kain atau kombinasi berbagai bahan. Beberapa orthosis dapat dibeli bebas, sedangkan yang lainnya memerlukan peresepan dari dokter.
Brace yang dijual bebas terdapat dalam bentuk yang sederhana dan tersedia dalam berbagai ukuran.
Brace umumnya menggunakan tali pengikat atau perekat dan dapat menahan dengan kencang.
Salah satu tujuan dari brace tersebut adalah melindungi bagian tubuh yang cedera.
Orthosis yang Sering Digunakan
- Foot Orthoses (FO) untuk berbagai masalah kaki, tungkai atau postur
- Ankle Orthoses (AO) dan Knee Orthoses (KO) untuk perlindungan sendi, mengurangi nyeri atau penyokong setelah pembedahan
- Ankle-Foot Orthoses (AFO) dan Knee-Ankle-Foot Orthoses (KAFO) untuk memperbaiki mobilitas, mendukung rehabilitasi dan tujuan biomekanis
- Berbagai orthosis tungkai atas; untuk memberikan dukungan postural dan fungsional tungkai atas
- Fracture orthoses; alternatif modern selain gips atau fibreglass pada kasus fraktur
- Spinal Orthoses; untuk mengoreksi atau mengontrol kelainan dan cedera tulang belakang dan untuk imobilisasi atau menyokong cedera tulang belakang.
Orthosis pada Penanganan Rehabilitasi
Orthosis hanya merupakan salah satu bagian dari program rehabilitasi.
Rencana penanganan rehabilitasi juga mencakup latihan dan terapi fisik. Biasanya juga digunakan obat-obat pereda nyeri dan anti peradangan.
Referensi:
- www.aapmr.org/about-physiatry/conditions-treatments/essentials-of-rehabilitation-practice-and-science/cervical-thoracic-and-lumbosacral-orthoses
- www.aopa.org.au/careers/what-are-orthoses-and-prostheses
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.