Bolehkah Keseleo Dipijat? Ini Penjelasan Medis dan Risiko yang Perlu Diketahui

Rabu, 17 Juni 2026
Flex Free
Rabu, 17 Juni 2026
Flex Free

Cedera pergelangan kaki memang sering terjadi tiba-tiba saat Anda asyik berolahraga. Banyak penderita cedera ini bingung tentang bolehkah keseleo dipijat langsung. Ada yang menganggap diurut bisa segera menghilangkan nyeri. Namun, secara medis memijat berisiko memicu peradangan yang lebih fatal.

Mengutip Chelsea and Westminster Hospital NHS Foundation Trust, tindakan memijat dilarang di fase awal pasca cedera (72 jam). Gerakan menekan secara sembarangan justru akan memperburuk pembengkakan di area trauma (keseleo). Oleh karena itu, penanganan akurat dibutuhkan untuk pemulihan.

 

Bolehkah Keseleo Dipijat? Ini Fakta Medisnya

Keseleo mempengaruhi ligamen, pita jaringan elastis penghubung antartulang, bukan cuma otot atau tendon. Saat cedera terjadi, ligamen mengalami peregangan ekstrem hingga terjadi robekan. Kondisi ini memicu peradangan, penumpukan cairan, dan nyeri lokal yang intens.

Secara medis, memijat area keseleo pada fase akut sangat dilarang. Pijatan justru akan melebarkan pembuluh darah yang sedang rusak, meningkatkan perdarahan internal, serta memperburuk pembengkakan sehingga proses penyembuhan alami jaringan menjadi jauh lebih lama.

Sebagai gantinya, terapkan prinsip perlindungan area memar selama 72 jam pertama. Pasien disarankan untuk mengistirahatkan sendi (tidak terlalu banyak bergerak dengan kaki yang keseleo) dan memberikan kompres air es.

 

Risiko Memijat Bagian yang Keseleo

Terkadang tujuan orang untuk pijat adalah melepaskan nyeri agar bagian tubuh yang sakit bisa lebih “enakan”. Namun, kondisi keseleo berbeda dari nyeri otot ringan lain. Jika dipijat secara sembarangan, dampak di bawah ini bisa saja terjadi.

  1. Radang dan Pembengkakan Memburuk

Tekanan berlebih memicu cairan radang (eksudat) berpindah secara cepat menuju area sehat tubuh sehingga zona peradangan sekunder meluas. Aliran darah yang dipaksa masuk tersebut akan langsung meningkatkan tekanan cairan antar sel serta memperparah tingkat pembengkakan penderita.

  1. Risiko Perdarahan dan Hematoma

Pijatan sangat kuat pada masa awal cedera merusak pembuluh darah kecil yang sedang melalui tahap pemulihan penutupan luka. Kondisi ini menyebabkan penumpukan darah yang berisiko memicu terjadinya infeksi pada jaringan lunak penderita.

Penumpukan darah memar berukuran sangat besar terbukti memperlambat proses penyerapan nutrisi penting oleh sel penyembuh. Bahkan, penderita berisiko mengalami pengerasan jaringan di dalam otot yang memicu kekakuan sendi permanen.

  1. Gangguan Pemulihan Serat Kolagen

Pijatan langsung dapat merusak urat sendi rapuh yang baru saja mulai menyatu. Akibatnya, “robekan sebagian” bisa berubah menjadi “robekan total” sehingga orang dengan kondisi ini memerlukan tindakan operasi.

Pijatan kasar yang agresif dan berulang akan memisahkan urat baru lalu membentuk bekas luka yang kaku di dalam jaringan. Akibatnya, penderita akan mudah mengalami keseleo di kemudian hari karena refleks keseimbangan sendi tubuh mereka rusak seumur hidup. Jadi, bolehkah keseleo dipijat? Jawabannya, tidak.

 

Cara Mengatasi Keseleo yang Benar

Menangani cedera secara tepat pada masa awal sangat menentukan kelancaran proses pemulihan Anda. Dikutip dari Mayo Clinic, perawatan mandiri paling tepat bagi sendi yang cedera adalah langsung menerapkan tahapan perlindungan berikut ini:

  • Segera hentikan aktivitas fisik untuk mengistirahatkan bagian tubuh yang sakit. Langkah ini bertujuan menghindari beban tambahan yang bisa memperparah robekan jaringan ligamen Anda.
  • Tempelkan es berbalut handuk tipis pada area bengkak selama 15–20 menit. Suhu dingin tersebut sangat efektif guna meredakan rasa nyeri secara alami.

pertolongan pertama pada cedera keseleo

  • Balut bagian tubuh yang cedera menggunakan perban elastis secara merata. Tindakan kompresi ini sangat penting untuk menekan risiko penumpukan cairan penyebab bengkak.
  • Angkat area keseleo agar posisinya berada sedikit lebih tinggi dari jantung. Langkah ini sering ditanyakan saat orang ragu bolehkah keseleo dipijat. Menjaga posisi cedera tetap tinggi terbukti membantu mempercepat proses penyusutan bengkak.
  • Jauhi pijatan kasar pada masa awal cedera agar kondisi peradangan tidak memburuk. Perlindungan ini memastikan penderita terhindar dari komplikasi fatal yang memperlama penyembuhan.
  • Lakukan gerakan peregangan sederhana saat nyeri mulai jauh berkurang. Latihan ringan ini berfungsi mengembalikan kelenturan serta kekuatan otot penyokong sendi.

 

Kapan Keseleo Sudah Boleh Dipijat?

Terapi pijat memang memberikan efek positif, selama dilakukan di waktu yang tepat. Inilah fase emas untuk memijat area yang sedang bermasalah agar tidak menimbulkan masalah lebih serius.

  • Hindari Fase Akut (0–72 Jam Pertama)

Bolehkah keseleo langsung dipijat? Pada tiga hari awal, area keseleo yang meradang dilarang keras menerima tekanan atau pijatan apa pun. Sendi masih berada pada puncak peradangan, sehingga pijatan paksa justru memicu perdarahan dalam yang membahayakan pemulihan.

  • Memasuki Masa Pemulihan Awal (Hari ke-4 hingga 14)

Pijatan yang lembut diperbolehkan ketika pembengkakan pada kaki mulai menyusut. Terapis yang terlatih dapat memberikan usapan ringan yang mendorong cairan sisa peradangan keluar sekaligus merelaksasi ketegangan otot pendukung di sekitarnya.

  • Fase Penguatan Jaringan Lanjutan (Setelah Hari ke-7)

Pijatan yang lebih intens bisa mulai dilakukan setelah hari ke tujuh, dan dilakukan oleh terapis yang berpengalaman. Pijatan terarah ini berfungsi memecah bekas luka yang kaku dan menyelaraskan kembali urat sendi baru yang terbentuk.

Lantas, bolehkah keseleo dipijat oleh siapa saja? Jangan pernah sembarangan menyerahkan proses pemulihan kepada terapis yang tidak memiliki kompetensi. Karena hanya terapis pijat profesional saja yang mampu mengembalikan kelenturan tubuh serta memperkuat stabilitas sendi tanpa menimbulkan risiko cedera.

 

Tanda Keseleo Serius yang Harus Ditangani Dokter

Sebagian besar cedera ringan bisa pulih dengan perawatan mandiri di rumah. Namun, penderita wajib waspada terhadap kondisi tertentu yang tergolong gawat darurat. Oleh karena itu, kenali tanda bahaya yang memerlukan penanganan dokter berikut.

  1. Tidak Mampu Menahan Beban Tubuh

Ketidakmampuan total untuk menopang beban tubuh merupakan salah satu tanda utama kerusakan struktural serius. Jika orang yang mengalami keluhan ini gagal berjalan minimal empat langkah, tulang mereka berpotensi mengalami kondisi patah.

  1. Muncul Perubahan Bentuk Sendi

Deformitas atau kelainan bentuk sendi yang terlihat jelas dari luar menandakan adanya pergeseran posisi tulang. Pijatan sembarangan oleh tenaga non medis dilarang keras karena dapat memicu masalah jepitan saraf beserta sumbatan pembuluh darah.

  1. Mengalami Sensasi Mati Rasa

Rasa kesemutan luar biasa hingga mati rasa pada bagian ujung jari merupakan gejala defisit saraf serius. Kondisi gawat darurat ini menunjukkan tekanan pembengkakan telah memutus suplai oksigen yang menuju jaringan tepi anggota gerak penderita.

  1. Timbul Tanda Infeksi Berbahaya

Penderita wajib mewaspadai munculnya gejala infeksi sekunder seperti demam tinggi, kemerahan meluas, serta rasa panas pada sendi. Keadaan gawat darurat ini mengindikasikan komplikasi hematoma sehingga penderita memerlukan tindakan pemeriksaan medis lebih lanjut.

  1. Perawatan Mandiri Tidak Efektif

Cedera ringan memang bisa pulih lewat metode kompres. Jika Anda masih ragu tentang bolehkah keseleo dipijat, sebaiknya hindari dulu pijatan sembarangan di area cedera.

Jika nyeri dan bengkak tidak membaik setelah seminggu perawatan mandiri, segera temui dokter spesialis untuk penanganan yang tepat. Salah satunya melalui Flex Free Clinic yang menyediakan diagnosis akurat dan terapi pemulihan tanpa operasi.

 

 

Referensi:

  • ciputrahospital.com. 7 Cara Mengobati Kaki Keseleo, Jangan Asal Diurut!. 2026.
  • pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5462673/. 2017.
  • www.bupa.co.uk. Sprained ankle. 2026.
  • www.chelwest.nhs.uk. Care of your ankle injury.
  • www.mayoclinic.org. Sprains. 2022.

Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561
WhatsApp ×

Jika ada pertanyaan, silahkan menghubungi kami melalui