Cedera pergelangan kaki memang sering terjadi tiba-tiba saat Anda asyik berolahraga. Banyak penderita cedera ini bingung tentang bolehkah keseleo dipijat langsung. Ada yang menganggap diurut bisa segera menghilangkan nyeri. Namun, secara medis memijat berisiko memicu peradangan yang lebih fatal.
Mengutip Chelsea and Westminster Hospital NHS Foundation Trust, tindakan memijat dilarang di fase awal pasca cedera (72 jam). Gerakan menekan secara sembarangan justru akan memperburuk pembengkakan di area trauma (keseleo). Oleh karena itu, penanganan akurat dibutuhkan untuk pemulihan.
Keseleo mempengaruhi ligamen, pita jaringan elastis penghubung antartulang, bukan cuma otot atau tendon. Saat cedera terjadi, ligamen mengalami peregangan ekstrem hingga terjadi robekan. Kondisi ini memicu peradangan, penumpukan cairan, dan nyeri lokal yang intens.
Secara medis, memijat area keseleo pada fase akut sangat dilarang. Pijatan justru akan melebarkan pembuluh darah yang sedang rusak, meningkatkan perdarahan internal, serta memperburuk pembengkakan sehingga proses penyembuhan alami jaringan menjadi jauh lebih lama.
Sebagai gantinya, terapkan prinsip perlindungan area memar selama 72 jam pertama. Pasien disarankan untuk mengistirahatkan sendi (tidak terlalu banyak bergerak dengan kaki yang keseleo) dan memberikan kompres air es.
Terkadang tujuan orang untuk pijat adalah melepaskan nyeri agar bagian tubuh yang sakit bisa lebih “enakan”. Namun, kondisi keseleo berbeda dari nyeri otot ringan lain. Jika dipijat secara sembarangan, dampak di bawah ini bisa saja terjadi.
Tekanan berlebih memicu cairan radang (eksudat) berpindah secara cepat menuju area sehat tubuh sehingga zona peradangan sekunder meluas. Aliran darah yang dipaksa masuk tersebut akan langsung meningkatkan tekanan cairan antar sel serta memperparah tingkat pembengkakan penderita.
Pijatan sangat kuat pada masa awal cedera merusak pembuluh darah kecil yang sedang melalui tahap pemulihan penutupan luka. Kondisi ini menyebabkan penumpukan darah yang berisiko memicu terjadinya infeksi pada jaringan lunak penderita.
Penumpukan darah memar berukuran sangat besar terbukti memperlambat proses penyerapan nutrisi penting oleh sel penyembuh. Bahkan, penderita berisiko mengalami pengerasan jaringan di dalam otot yang memicu kekakuan sendi permanen.
Pijatan langsung dapat merusak urat sendi rapuh yang baru saja mulai menyatu. Akibatnya, “robekan sebagian” bisa berubah menjadi “robekan total” sehingga orang dengan kondisi ini memerlukan tindakan operasi.
Pijatan kasar yang agresif dan berulang akan memisahkan urat baru lalu membentuk bekas luka yang kaku di dalam jaringan. Akibatnya, penderita akan mudah mengalami keseleo di kemudian hari karena refleks keseimbangan sendi tubuh mereka rusak seumur hidup. Jadi, bolehkah keseleo dipijat? Jawabannya, tidak.
Menangani cedera secara tepat pada masa awal sangat menentukan kelancaran proses pemulihan Anda. Dikutip dari Mayo Clinic, perawatan mandiri paling tepat bagi sendi yang cedera adalah langsung menerapkan tahapan perlindungan berikut ini:

Terapi pijat memang memberikan efek positif, selama dilakukan di waktu yang tepat. Inilah fase emas untuk memijat area yang sedang bermasalah agar tidak menimbulkan masalah lebih serius.
Bolehkah keseleo langsung dipijat? Pada tiga hari awal, area keseleo yang meradang dilarang keras menerima tekanan atau pijatan apa pun. Sendi masih berada pada puncak peradangan, sehingga pijatan paksa justru memicu perdarahan dalam yang membahayakan pemulihan.
Pijatan yang lembut diperbolehkan ketika pembengkakan pada kaki mulai menyusut. Terapis yang terlatih dapat memberikan usapan ringan yang mendorong cairan sisa peradangan keluar sekaligus merelaksasi ketegangan otot pendukung di sekitarnya.
Pijatan yang lebih intens bisa mulai dilakukan setelah hari ke tujuh, dan dilakukan oleh terapis yang berpengalaman. Pijatan terarah ini berfungsi memecah bekas luka yang kaku dan menyelaraskan kembali urat sendi baru yang terbentuk.
Lantas, bolehkah keseleo dipijat oleh siapa saja? Jangan pernah sembarangan menyerahkan proses pemulihan kepada terapis yang tidak memiliki kompetensi. Karena hanya terapis pijat profesional saja yang mampu mengembalikan kelenturan tubuh serta memperkuat stabilitas sendi tanpa menimbulkan risiko cedera.
Sebagian besar cedera ringan bisa pulih dengan perawatan mandiri di rumah. Namun, penderita wajib waspada terhadap kondisi tertentu yang tergolong gawat darurat. Oleh karena itu, kenali tanda bahaya yang memerlukan penanganan dokter berikut.
Ketidakmampuan total untuk menopang beban tubuh merupakan salah satu tanda utama kerusakan struktural serius. Jika orang yang mengalami keluhan ini gagal berjalan minimal empat langkah, tulang mereka berpotensi mengalami kondisi patah.
Deformitas atau kelainan bentuk sendi yang terlihat jelas dari luar menandakan adanya pergeseran posisi tulang. Pijatan sembarangan oleh tenaga non medis dilarang keras karena dapat memicu masalah jepitan saraf beserta sumbatan pembuluh darah.
Rasa kesemutan luar biasa hingga mati rasa pada bagian ujung jari merupakan gejala defisit saraf serius. Kondisi gawat darurat ini menunjukkan tekanan pembengkakan telah memutus suplai oksigen yang menuju jaringan tepi anggota gerak penderita.
Penderita wajib mewaspadai munculnya gejala infeksi sekunder seperti demam tinggi, kemerahan meluas, serta rasa panas pada sendi. Keadaan gawat darurat ini mengindikasikan komplikasi hematoma sehingga penderita memerlukan tindakan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Cedera ringan memang bisa pulih lewat metode kompres. Jika Anda masih ragu tentang bolehkah keseleo dipijat, sebaiknya hindari dulu pijatan sembarangan di area cedera.
Jika nyeri dan bengkak tidak membaik setelah seminggu perawatan mandiri, segera temui dokter spesialis untuk penanganan yang tepat. Salah satunya melalui Flex Free Clinic yang menyediakan diagnosis akurat dan terapi pemulihan tanpa operasi.
Referensi:
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.
Klinik Flex-Free Jakarta Utara
Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421Klinik Flex-Free Bandung
Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806Klinik Flex-Free Jakarta Selatan
The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561