Saraf kejepit terjadi ketika saraf tertekan secara berlebihan oleh jaringan di sekitarnya, misalnya tulang, tulang rawan, otot atau tendon. Saraf kejepit paling sering terjadi di leher, punggung atas, atau punggung bawah. Akan tetapi juga bisa terjadi di tangan, siku dan pergelangan tangan.
Bagaimana dengan pengobatannya? Apakah saraf kejepit bisa sembuh?
Berikut ini penjelasannya.
Beberapa kondisi atau penyakit dapat menyebabkan jepitan pada saraf, misalnya:
Gejala bergantung pada lokasi saraf yang kejepit, antara lain:
Gejala dapat memburuk ketika berbaring atau sesaat setelah bangun tidur.
Kesembuhan bergantung pada banyak faktor, misalnya:
Pada sebagian besar kasus, pasien yang mendapatkan pengobatan tanpa operasi memiliki prognosis yang baik dan gejala akan menghilang. Akan tetapi gejala dapat muncul kembali setelah sebelumnya mengalami perbaikan.
Konsultasikan dengan dokter kami untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat untuk kondisi Anda.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan nyeri akibat saraf kejepit di rumah, diantaranya:
Pada banyak kasus, mengistirahatkan area yang sakit dan tidur lebih lama dapat membantu pemulihan.
Syaraf kejepit dapat disebabkan oleh postur yang buruk. Perbaiki postur tubuh saat duduk, berdiri, dan bahkan saat tidur untuk memberikan waktu bagi saraf untuk pulih.
Misalnya menggunakan mouse dan keyboard komputer yang ergonomis, dapat membantu mengurangi tekanan di tangan dan pergelangan tangan. Mengatur layar komputer setinggi pandangan mata dapat membantu mengurangi nyeri leher.
Obat-obat anti nyeri yang dijual bebas dapat membantu mengurangi pembengkakan dan meredakan nyeri pada kasus ringan. Misalnya obat-obat golongan anti-inflamasi non steroid.
Akan tetapi sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai jenis dan dosis obat yang tepat karena potensi efek samping yang dapat timbul.
Pijat dapat membantu mengurangi nyeri dan stress. Memijat area yang nyeri dapat membantu mengurangi tegangan pada otot.
Pastikan pijat dilakukan oleh terapis yang bersertifikat, ahli dan berpengalaman menangani pasien saraf kejepit.
Pasien dengan saraf yang terjepit di bagian punggung merasakan nyeri berkurang ketika tungkai bawah ditinggikan 45°.
Menggunakan kompres dingin dapat membantu mengurangi peradangan. Kompres bagian yang sakit selama 15 menit, tiga kali sehari. Kompres hangat dapat dilakukan untuk waktu yang lebih lama, hingga 1 jam, tiga kali sehari. Sirkulasi darah ke area yang sakit akan meningkat sehingga dapat membantu meredakan nyeri.
Melakukan olahraga ringan dengan impact rendah (berjalan kaki, berenang atau bersepeda) dengan teratur dapat membantu mengurangi gejala, mengontrol berat badan tetap ideal, dan menjaga tubuh tetap sehat.
Di klinik Flex Free, pengobatan saraf kejepit dilakukan tanpa operasi. Untuk pengobatan awal, dokter akan memberikan terapi konvensional. Namun bila kondisi penyakit sudah berat, atau ada risiko perburukan, pasien perlu mendapatkan terapi intervensi, yang akan dirujuk ke dokter spesialis ortopedi atau bedah saraf.
Terapi konvensional yang diberikan oleh dokter antara lain:
Fisioterapi yang dilakukan di klinik Flex Free antara lain:

Terapi laser memiliki efek anti radang, anti nyeri dan regenerasi jaringan.
Terapi ultrasound dapat memberikan efek termal atau efek pemanasan dalam maupun superfisial, dan efek non termal (efek mekanik yang dapat berfungsi untuk memasukan jenis obat tertentu, efek pemijatan dan efek biologis yang dapat mempengaruhi proses yang terjadi di jaringan atau sel sehingga dapat mempercepat terjadinya pemulihan atau regenerasi jaringan).

Terapi ini bertujuan untuk menghilangkan nyeri dan membantu menangani kelemahan otot karena gangguan syaraf.
Triton-DTS (Decompression Traction Stabilization) adalah alat terapi dekompresi spinal yang memberikan tarikan pada tulang belakang secara ritmis dengan pola tarikan. Program traksi ini dilakukan sesuai dengan tempat penyempitan dan derajat keparahan penjepitan.
Tarikan terapi DTS ini akan memberikan efek vakum pada diskus sehingga pada saat ditarik, material yang sudah keluar atau terlepas dari diskus (penonjolan diskus) yang menyebabkan penjepitan saraf akan kembali masuk.

Terapi ini adalah pengobatan saraf kejepit terkini tanpa operasi yang dapat membantu penyembuhan.
Sebagian besar saraf kejepit bisa sembuh sendiri dengan penanganan di rumah dalam waktu tiga hingga empat minggu. Akan tetapi bila kondisinya berat, diperlukan pengobatan lebih lanjut, karena dapat berbahaya bagi penderitanya.
Tanda bahaya yang memerlukan penanganan segera antara lain:
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.
Klinik Flex-Free Jakarta Utara
Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Open with Map Chat via WhatsApp Call: 62214514421Klinik Flex-Free Bandung
Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Open with Map Chat via WhatsApp Call: 622220580806Klinik Flex-Free Jakarta Selatan
The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Open with Map Chat via WhatsApp Call: 622125675561Klinik Flex-Free Tangerang
Aniva Junction, Jl Diponegoro No.5 Blok H, Medang, Pagedangan, Tangerang Regency, Banten 15334
Open with Map Chat via WhatsApp Call: 02138934277