Teknik yang salah, beban terlalu berat, atau ketika memaksakan diri mengangkat beban meskipun sudah lelah, dapat menyebabkan nyeri pinggang. Keluhan ini tentu dapat mengganggu aktivitas kita sehari-hari, bahkan membuat kita sulit tidur.
Biasanya nyeri pinggang setelah mengangkat barang berat disebabkan oleh ketegangan otot atau ligamen di sekitar punggung bawah. Akan tetapi pada kasus tertenu, nyeri juga dapat berkaitan dengan gangguan pada saraf.
Ketika nyeri pinggang mulai terasa, segera hentikan aktivitas yang memicu rasa sakit. Berikan waktu bagi otot dan jaringan di sekitar pinggang untuk pulih. Hindari mengangkat beban berat, membungkuk terlalu dalam, atau memutar tubuh secara tiba-tiba.
Meskipun begitu, tidak dianjurkan untuk terlalu lama berbaring karena justru dapat membuat otot semakin kaku dan memperlambat pemulihan. Tetap lakukan aktivitas ringan, yang tidak memperburuk nyeri.
Kompres dapat membantu mengurangi rasa nyeri.
Hentikan kompres apabila kulit terasa terlalu panas, mati rasa, atau mengalami iritasi.
Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri, misalnya parasetamol atau ibuprofen. Hati-hati bila Anda memiliki masalah pada saluran pencernaan (misalnya riwayat maag), penyakit ginjal, penyakit jantung, dll. Baca aturan pakai dan kontraindikasi obat. Obat nyeri sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 3 hari. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker untuk mengetahui jenis dan dosis yang aman untuk Anda.
Anda juga dapat menggunakan obat antinyeri dalam bentuk krim atau gel yang dapat dioleskan langsung ke pinggang.
Peregangan ringan dapat membantu menjaga kelenturan otot dan mengurangi kekakuan setelah nyeri mulai mereda. Lakukan peregangan ketika nyeri pinggang sudah jauh berkurang.
Hindari gerakan memutar pinggang secara mendadak. Jika nyeri menjalar ke kaki, muncul kesemutan, atau gerakan tertentu memperburuk keluhan, hentikan latihan dan konsultasikan dengan dokter.
Postur tubuh yang benar dapat membantu mengurangi tekanan pada pinggang selama masa pemulihan.
Saat duduk, pilih kursi yang ergonomis, yang menopang punggung bawah dengan baik dan hindari duduk terlalu lama dalam satu posisi. Jika harus duduk dalam waktu lama, berdiri secara berkala dan lakukan peregangan ringan atau berjalan-jalan.
Saat tidur, pilih posisi yang aman untuk punggung. Tidur menyamping dengan bantal di antara kedua lutut atau telentang dengan bantal di bawah lutut dapat membantu mengurangi tekanan pada punggung bawah (Baca lebih lanjut mengenai posisi tidur dalam artikel: Posisi Tidur untuk Membantu Mengurangi Sakit Pinggang).
Sebagian besar nyeri pinggang setelah mengangkat barang berat akan membaik secara bertahap dengan perawatan di rumah. Namun, pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter diperlukan bila nyeri dirasakan sangat berat, memburuk, atau tidak menunjukkan perbaikan setelah beberapa hari.
Segera ke rumah sakit jika nyeri pinggang setelah mengangkat barang berat disertai dengan tanda berikut:

Untuk menghindari nyeri pinggang karena mengangkat benda berat, perhatikan hal-hal berikut ini:
Dengan melakukan teknik mengangkat yang benar, disertai pengaturan beban dan penggunaan alat bantu, risiko cedera pinggang dapat dikurangi.
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.
Klinik Flex-Free Jakarta Utara
Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Open with Map Chat via WhatsApp Call: 62214514421Klinik Flex-Free Bandung
Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Open with Map Chat via WhatsApp Call: 622220580806Klinik Flex-Free Jakarta Selatan
The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Open with Map Chat via WhatsApp Call: 622125675561Klinik Flex-Free Tangerang
Aniva Junction, Jl Diponegoro No.5 Blok H, Medang, Pagedangan, Tangerang Regency, Banten 15334
Open with Map Chat via WhatsApp Call: 02138934277