Cedera Padel: Gejala & Penanganan | Flex-Free

Seru Saat Main Padel, Nyeri Setelahnya?

Bahu sakit saat smash, siku nyeri saat menggenggam raket, atau pergelangan kaki terkilir saat mengejar bola?

Jangan biarkan keluhan terus mengganggu aktivitas Anda. Klinik Flex-Free membantu melakukan evaluasi penyebab nyeri dan menyusun program rehabilitasi sesuai kondisi serta kebutuhan olahraga Anda.

 

Kenali Keluhan yang Bisa Muncul Saat Bermain Padel

Padel melibatkan pukulan berulang, gerakan memutar, serta perubahan arah yang cepat. Cedera dapat terjadi secara mendadak maupun berkembang akibat beban berulang. Area yang dapat terdampak antara lain siku, bahu, lutut, pinggang, dan pergelangan kaki.

  1. Siku Nyeri Saat Memukul atau Menggenggam Raket

Nyeri di sisi luar siku dapat berkaitan dengan tennis elbow, yaitu gangguan tendon yang dapat dipicu oleh beban berulang pada otot lengan bawah. Keluhan dapat terasa saat memukul, menggenggam, atau mengangkat benda.

  1. Bahu Terasa Sakit Saat Smash

Nyeri ketika mengangkat lengan atau melakukan pukulan di atas kepala perlu dievaluasi untuk mengetahui jaringan yang mengalami gangguan.

  1. Pinggang Sakit Saat Berputar

Keluhan saat memutar badan, membungkuk, atau bangkit setelah bermain perlu dinilai berdasarkan lokasi nyeri, pola gerakan, dan hasil pemeriksaan.

  1. Lutut Nyeri atau Pergelangan Kaki Terkilir

Gerakan memutar atau salah tumpuan dapat mencederai jaringan penyangga sendi. Nyeri, bengkak, dan kesulitan menapak perlu mendapat perhatian.

Lokasi nyeri saja belum cukup untuk menentukan diagnosis. Pemeriksaan membantu membedakan penyebab keluhan dan menentukan penanganannya.

 

Kapan Sebaiknya Memeriksakan Diri?

Jadwalkan pemeriksaan apabila:

  • Nyeri berulang setiap kali bermain.
  • Keluhan mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari.
  • Gerakan terasa terbatas atau kekuatan berkurang.
  • Keluhan tidak membaik setelah aktivitas dikurangi.

Segera cari pertolongan medis jika nyeri sangat berat, bengkak bertambah, atau Anda tidak mampu menapak dan berjalan beberapa langkah.

 

Penanganan Cedera Padel di Flex-Free

  1. Pemeriksaan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

Dokter melakukan evaluasi keluhan, riwayat cedera, kebiasaan bermain, serta fungsi gerak untuk menyusun rencana penanganan.

  1. Pemeriksaan Penunjang Sesuai Kebutuhan

USG muskuloskeletal dapat dipertimbangkan sesuai indikasi untuk membantu menilai jaringan tertentu. Jika diperlukan pemeriksaan lain, dokter akan memberikan arahan atau rujukan.

  1. Program Rehabilitasi yang Disesuaikan

Program dapat mencakup edukasi pengaturan aktivitas, latihan gerak, penguatan otot, latihan keseimbangan, dan fisioterapi sesuai hasil pemeriksaan.

Layanan tambahan seperti ESWT atau tindakan injeksi dengan panduan USG hanya dipertimbangkan untuk kondisi yang sesuai setelah evaluasi dokter. Tidak semua cedera memerlukan tindakan tersebut.

  1. Evaluasi Kesiapan Kembali Berolahraga

Pemulihan mencakup kemampuan bergerak, kekuatan, keseimbangan, dan toleransi terhadap aktivitas. Kembali bermain dilakukan bertahap; pada cedera pergelangan kaki, kembali terlalu dini sebelum pemulihan dan rehabilitasi selesai dapat meningkatkan risiko cedera berulang.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah cedera padel selalu membutuhkan operasi?

Tidak selalu. Kondisi seperti tennis elbow dan banyak kasus keseleo pergelangan kaki dapat ditangani tanpa operasi. Namun, pilihan penanganan tetap bergantung pada diagnosis, tingkat cedera, dan respons terhadap rehabilitasi.

Apakah boleh tetap bermain saat masih nyeri?

Kurangi atau hentikan gerakan yang memicu nyeri. Jika nyeri menetap, berulang, atau mengganggu fungsi, lakukan pemeriksaan sebelum melanjutkan permainan.

Berapa lama sampai bisa bermain kembali?

Waktunya berbeda pada setiap orang. Kesiapan kembali bermain dinilai dari jenis cedera, perkembangan keluhan, dan kemampuan melakukan gerakan olahraga—bukan hanya jumlah hari istirahat.

Apakah setiap pasien harus menjalani USG atau injeksi?

Tidak. Pemeriksaan dan tindakan dipilih berdasarkan kebutuhan medis setelah evaluasi dokter.

 


Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Open with Map Chat via WhatsApp Call: 62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Open with Map Chat via WhatsApp Call: 622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Open with Map Chat via WhatsApp Call: 622125675561

Klinik Flex-Free Tangerang

Aniva Junction, Jl Diponegoro No.5 Blok H, Medang, Pagedangan, Tangerang Regency, Banten 15334

Open with Map Chat via WhatsApp Call: 02138934277

Layanan Terkait Penyakit

Booking