Penyebab lutut sakit saat ditekuk tidak bisa dianggap remeh karena bisa menandakan adanya cedera atau penyakit yang menyerang bagian lutut, seperti ligamen, tendon, tulang sendi, dan otot. Rasa sakit yang dirasakan penderita bisa bervariasi berdasarkan penyebab, area yang sakit, dan tingkat keparahannya.
Karena menjadi sendi yang sangat vital dalam mobilitas tubuh, lutut yang sakit saat ditekuk tentu sangat mengganggu aktivitas. Melalui artikel ini, akan dibahas tuntas penyebab lutut terasa sakit saat ditekuk, cara mengatasinya secara mandiri di rumah, dan beberapa hal yang harus dihindari saat lutut sedang sakit.
Penyebab lutut terasa sakit saat ditekuk bisa disebabkan karena banyak faktor. Namun secara umum berikut ini beberapa penyebab lutut terasa sakit saat ditekuk.
Osteoarthritis atau radang sendi lutut adalah penyebab paling umum lutut terasa sakit saat ditekuk. Seiring waktu, peradangan ini menyebabkan jaringan tulang rawan mengalami kerusakan dan penipisan. Akibatnya tulang yang membentuk sendi lutut saling bergesekan satu sama lain yang menyebabkan rasa nyeri.
Penyebab lutut sakit karena sindrom patellofemoral adalah kerusakan pada jaringan lunak. Sindrom patellofemoral ini disebabkan karena kelelahan dan cedera saat berolahraga, cedera hamstring, bentuk lutut tidak normal, hingga tempurung lutut tidak bergerak dengan benar.
Tendinitis patella adalah peradangan pada area tendon patella yang merupakan penghubung antara tempurung lutut ke tulang kering. Tendinitis patella menyebabkan rasa sakit yang sangat tajam saat lutut ditekuk, bahkan penderita bisa sulit menggerakan kaki.
Meniskus adalah tulang rawan yang berfungsi untuk melindungi dan menstabilkan sendi lutut. Namun meniskus bisa robek akibat tekanan atau putaran sendi lutut ketika beraktivitas. Nah meniskus yang robek mengakibatkan cedera yang membuat lutut terasa sakit sangat tajam saat ditekuk.
Penyebab lutut sakit juga bisa disebabkan oleh cedera ligamen. Cedera ini diakibatkan benturan atau gerakan tidak wajar yang menyebabkan nyeri tajam saat lutut ditekuk.
Kista baker adalah benjolan yang berisi cairan sendi berlebih yang tumbuh di belakang lutut. Kondisi ini menyebabkan lutut terasa sakit saat ditekuk, bengkak, dan nyeri. Ketika mengalami kista baker penderita akan merasakan sendi lutut terasa tegang dan kaku saat ditekuk.
Cedera hamstring adalah terjadinya robekan dan bengkak pada salah satu tiga tendon hamstring (biceps femoris, semitendinosus, dan semimembranosus). Cedera hamstring ini menyebabkan rasa sakit pada bagian belakang lutut saat ditekuk.
Penanganan lutut yang terasa sakit saat ditekuk perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Namun terdapat beberapa cara umum yang bisa Anda lakukan secara mandiri di rumah untuk mengatasi rasa sakit yang dialami, yaitu:
Lakukan kompres dingin untuk mengatasi lutut sakit saat ditekuk. Kompres bisa berupa es yang dibungkus dengan kain. Caranya dengan menempelkan kompres pada area lutut yang terasa sakit selama 15-20 menit. Lakukan setiap beberapa jam sekali, setelah beraktivitas, atau jika terdapat pembengkakan pada lutut.
Selanjutnya istirahatkanlah lutut dari aktivitas fisik pemicu rasa sakit dan menambah beban di lutut, seperti mengangkat barang yang berat, dan berlari. Hindarilah menekuk lutut secara tiba-tiba dan intens, berjongkok terlalu lama, serta terlalu sering naik turun tangga.
Contoh obat untuk mengatasi penyebab lutut sakit adalah parasetamol dan ibuprofen yang bermanfaat membantu mengurangi nyeri dan peradangan. Selain itu menurut jurnal penelitian yang dimuat F1000 Research jenis obat sprifermin bisa meredakan rasa nyeri, memperbaiki struktur dan fungsi sendi lutut.
Jika penyebab lutut Anda sakit mulai berkurang, maka bisa mulai melakukan latihan peregangan ringan. Aktivitas ini bertujuan untuk membantu menstabilkan lutut dan menguatkan otot pada area lutut yang sakit. Jenis peregangan ringan yang bisa penderita sakit lutut lakukan adalah:
Untuk mencegah adanya pembengkakan, berikan atau melilitkan perban elastis di bagian lutut yang terasa sakit. Tujuannya untuk mengurangi pembengkakan pada lutut. Namun ingat jangan melilitkan perban terlalu kencang karena bisa menghambat aliran darah di lutut. Sehingga akan memperparah sakit lutut Anda.
Elevasi bertujuan untuk membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit di lutut. Caranya adalah posisikan lutut yang sakit lebih tinggi dari jantung atau dada saat beristirahat atau berbaring dengan mengganjalnya menggunakan bantal.
Tidak hanya mengetahui bagaimana cara efektif untuk mengatasi lutut sakit saat ditekuk. Namun tidak kalah pentingnya juga adalah penderita sakit lutut juga perlu untuk menghindari beberapa hal di bawah ini ketika mengalami lutut sakit:
Hindari beristirahat terlalu banyak karena bisa melemahkan otot, dan memperburuk rasa sakit di lutut dalam jangka panjang. Selain itu memaksakan berolahraga berlebihan juga dapat memperburuk kondisi sakit lutut penderita karena berpotensi robekan ligamen yang lebih parah.
Persendian penderita sakit lutut saat ditekuk yang terbentur keras bisa menyebabkan memar, robekan pada meniskus, cedera ligamen, hingga patah tulang. Jika tidak berhati-hati dan persendian sering terbentur keras maka bisa memperparah kondisi sakit lutut penderita.
Obesitas memberikan tekanan tambahan pada lutut sehingga membuatnya terasa sakit saat ditekuk. Disarankan untuk melakukan program diet yang bertujuan untuk menjaga berat badan tetap ideal sehingga tekanan pada lutut menjadi berkurang.
Menggunakan alas kaki seperti sepatu hak tinggi bisa menyebabkan bagian tungkai bawah menjadi tidak stabil. Selain itu menggunakan sepatu dengan ukuran yang tidak pas juga dapat memperburuk kondisi sakit lutut penderita. Oleh karena itu gunakanlah alas kaki yang nyaman sesuai dengan aktivitas Anda.
Tidak menggunakan alat bantu jalan seperti tongkat atau kruk ketika berjalan bisa menyebabkan nyeri di lutut semakin terasa sakit. Alat bantu jalan ini efektif untuk membantu menstabilkan ketika Anda berjalan, dan mengurangi beban lutut yang sakit.
Penyebab lutut sakit yang ditangani dengan cara yang tepat membantu mengurangi rasa nyeri dan membuat nyaman kembali tanpa takut terasa sakit ketika lutut ditekuk. Jika sakit lutut Anda tidak kunjung sembuh, konsultasikan keluhan Anda dengan dokter spesialis fisik dan rehabilitasi di Flex Free Clinic.
Sumber:
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.
Klinik Flex-Free Jakarta Utara
Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421Klinik Flex-Free Bandung
Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806Klinik Flex-Free Jakarta Selatan
The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561