Bahu Sakit saat Diangkat, Apa Penyebabnya?

Senin, 06 Juli 2026
dr. Vidya Hartiansyah
Senin, 06 Juli 2026
dr. Vidya Hartiansyah

Tiba-tiba bahu sakit saat diangkat, padahal Anda tidak mengalami cedera akhir-akhir ini. Kira-kira apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya?

 

Penyebab Bahu Sakit saat Diangkat

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan bahu terasa sakit saat diangkat. Lokasi nyeri, pencetus awal, dan apakah bahu masih dapat digerakkan atau tidak, dapat menjadi petunjuk penyebab keluhan:

  1. Rotator Cuff Injury

Salah satu penyebab bahu sakit yang paling sering adalah rotator cuff injury. Rotator cuff adalah kelompok otot dan tendon yang menjaga stabilitas bahu. Penggunaan berlebihan, proses penuaan, atau cedera, dapat menyebabkan peradangan atau robekan pada tendon-tendon tersebut.

Gejalanya antara lain:

  • Bahu nyeri saat lengan diangkat
  • Lengan terasa lemah
  • Nyeri memburuk di malam hari

Tendonitis pada rotator cuff dapat terjadi dengan atau tanpa cedera. Bila dibiarkan tanpa penanganan, dapat terjadi robekan tendon, atau robekan rotator cuff yang memerlukan tindakan pembedahan.

rotator cuff tear

Selain itu juga ada kondisi yang disebut dengan rotator cuff bursitis, yaitu peradangan bursa (lapisan bantalan antara tulang dan tendon).  

  1. Shoulder impingement syndrome

Shoulder impingement terjadi ketika tendon rotator cuff terjepit di antara tulang saat bergerak. Sindroma ini menimbulkan gejala nyeri saat lengan diangkat ke atas (sekitar 60° - 120°).

Gejala lainnya yaitu sulit menggapai punggung bagian belakang, dan ada nyeri saat berolahraga atau melakukan gerakan berulang-ulang.

  1. Frozen Shoulder

Penyebab bahu sakit saat diangkat yang juga sangat sering terjadi adalah frozen shoulder (adhesive capsulitis). Rasa sakit disebabkan karena peradangan lapisan sendi bola-soket.

Kondisi ini seringkali bersifat progresif tanpa diketahui dengan pasti penyebabnya. Gejala bahu kaku dan nyeri semakin lama semakin memburuk. Kondisi ini seringkali berkembang setelah cedera atau operasi, atau pada penderita diabetes.

Penanganan untuk kondisi ini salah satunya dengan terapi fisik. Latihan yang dilakukan fokus pada meningkatkan rentang gerak dan memperbaiki mobilitas, sehingga penderitanya dapat kembali beraktivitas seperti biasanya.

  1. Masalah di area lain (bilah bahu atau otot sekitar bahu)

Terkadang sakit di bahu timbul karena adanya masalah di bagian tubuh lainnya selain bahu, misalnya di bilah bahu, atau otot. Biasanya keluhan ini muncul akibat postur tubuh yang buruk, terlalu lama bekerja sambil duduk, atau mengangkat benda berat dengan teknik yang salah.

Gejala yang membedakan dengan masalah dari bahu diantaranya:

  • nyeri tumpul di punggung atas
  • area di antara kedua bilah bahu terasa kencang
  • nyeri membaik dengan peregangan atau memperbaiki postur tubuh

Seringkali terapi fisik dan latihan penguatan dapat membantu mengatasi keluhan ini.

  1. Arthritis

Arthritis bahu adalah kondisi ketika tulang rawan di sendi mengalami kerusakan. Hal ini menimbulkan gejala nyeri saat bahu digerakkan, kaki, dan terkadang ada sensasi gesekan dan bunyi meletup di sendi bahu. Nyeri akibat arthritis dapat memburuk dengan aktivitas dan biasanya membaik dengan istirahat.

 

Bagaimana Cara Mengatasi Bahu Sakit saat Diangkat?

Pengobatan atau penanganan bergantung pada penyebabnya. Bila tidak ada cedera yang berat, Anda dapat mencoba cara-cara berikut ini selama beberapa hari di rumah:

  • Hindari aktivitas yang mencetuskan nyeri, akan tetapi jangan berhenti menggerakkan bahu total. Tetap lakukan gerakan bahu yang sederhana dan lembut untuk menghindari bahu menjadi kaku.
  • Kompres menggunakan air dingin selama 15–20 menit, beberapa kali sehari selama 48 jam pertama keluhan nyeri muncul.
  • Anda dapat mengkonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, misalnya parasetamol, atau bila tidak ada kontraindikasi (diantaranya sakit maag, penyakit ginjal), Anda bisa mengkonsumsi obat anti radang seperti misalnya ibuprofen (selalu baca petunjuk penggunaan obat, atau tanyakan kepada apoteker apabila ada yang tidak jelas). Jangan konsumsi obat-obat pereda nyeri lebih dari tiga hari kecuali dengan petunjuk dokter.
  • Hindari penggunaan sling berkepanjangan, kecuali disarankan oleh dokter Anda.

 

Banyak pasien membaik dengan penanganan tanpa operasi, misalnya seperti:

  • Istirahat dan perubahan/modifikasi aktivitas
  • Obat-obat anti radang
  • Terapi fisik, yang bertujuan untuk memperbaiki pergerakan, yang seringkali dilakukan bersamaan dengan penggunaan obat anti nyeri
  • Obat-obat injeksi

Apabila penanganan secara konservatif tidak membantu, dokter mungkin akan menyarankan tindakan operasi, terutama bila masalah pada bahu cukup berat, misalnya robekan rotator cuff, atau arthritis yang parah.

 

Anda harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit apabila ada gejala seperti:

  • Lengan tidak dapat diangkat sama sekali setelah mengalami cedera
  • Bahu terlihat berubah bentuk atau mengalami dislokasi
  • Ada bengkak, baal atau mati rasa, atau tidak ada sirkulasi darah di lengan
  • Ada demam, kemerahan dan nyeri berat di bahu, yang merupakan tanda-tanda infeksi
  • Ada nyeri dada, sesak napas atau nyeri bahu yang dikaitkan dengan berkeringat atau muntah, terkadang gejala tersebut mengindikasikan adanya masalah pada jantung

Selain itu apabila gejala bahu sakit saat diangkat dialami lebih dari satu hingga dua minggu, sering kambuh, menyebabkan kelemahan yang nyata, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya Anda juga memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut (misalnya rontgen, atau ultrasonografi) dan penanganan yang tepat untuk kondisi Anda.

 

 

Referensi:

  • www.handcentersa.com. Why Does My Shoulder Hurt When I Lift My Arm?.
  • www.pinnacle-ortho.com. Why Does My Shoulder Hurt When I Lift My Arm?

Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561
WhatsApp ×

Jika ada pertanyaan, silahkan menghubungi kami melalui