Ransel Berat Menjadi Masalah Kesehatan Anak Usia Sekolah

Jumat, 22 Mei 2020
dr. Gaby Venera
Jumat, 22 Mei 2020
dr. Gaby Venera

(Sumber gambar: time.com)

Semua pelajar di Indonesia pergi ke sekolah dengan membawa tas ransel dan biasanya tas ransel tersebut berisi berbagai buku dan alat tulis sehingga bebannya cukup berat. Belum lagi adanya variasi cara membawa tas pada anak sekolah; ada yang ditarik jika menggunakan tas berbentuk koper, di sisi samping tubuh dengan tas selempang, dan dibawa di belakang dengan tas ransel konvensional. Variasi yang salah dapat memberikan dampak buruk bagi postur tubuh yang lama kelamaan akan menimbulkan masalah kesehatan anak usia sekolah secara umum.

Apa itu postur yang baik?

Postur tubuh yang baik secara umum diartikan sebagai berdiri dengan kepala berada di atas tulang belakang yang vertikal secara seimbang dengan kurva alami tulang belakang seperti huruf S minimal pada area leher dan pinggang.

Sebaliknya, postur tubuh yang buruk dideskripsikan sebagai posisi kepala dan pundak maju ke depan dengan kurva tulang belakang seperti huruf C atau huruf S yang berlebihan, biasa disebut dengan postur bungkuk.

Postur tubuh yang buruk memberikan tampilan yang kurang baik disertai dengan adanya nyeri punggung atau pinggang dengan beberapa masalah kesehatan. Postur yang baik dibutuhkan saat berdiri, duduk, mengangkat barang, dan kegiatan lainnya termasuk cara membawa tas sekolah.

postur tubuh anak

Pada anak usia sekolah yang masih dalam masa pertumbuhan, tulang belakang masih dalam kondisi lebih elastis sehingga di saat inilah postur yang baik mulai diterapkan.

Kebiasaan postur yang salah sejak masa sekolah dasar dapat mencetuskan perubahan yang tidak dapat diubah (ireversibel) pada anak-anak karena ligamen dan bantalan antar tulang belakang akan mengalami proses degeneratif. Proses ini terjadi sepanjang hidup dan tidak memiliki proses regenerasi.

Masalah kesehatan anak usia sekolah akibat membawa ransel berat

  1. Gangguan postur tubuh

Membawa ransel di punggung dengan berat >20% berat badan tubuh anak dan cara memakai ransel yang salah dapat membuat kepala dan bahu anak menjadi maju kearah depan sehingga titik beban gravitasi tubuh akan berpindah. Dengan adanya perpindahan titik beban gravitasi maka akan menimbulkan perubahan postur yang berupa gangguan kelengkungan tubuh.

Gangguan kelengkungan tubuh bermasalah di tulang belakang, terutama terjadi di area punggung dan pinggang, akan menimbulkan iritasi dan ketegangan otot- otot yang menempel pada tulang rusuk dan sendi tulang belakang. Ketegangan dan pemendekan otot tersebut akan berpengaruh pada beban pergerakan sendi dan meningkatkan risiko cedera pada sistem muskuloskeletal (otot, tulang, sendi).

  1. Rasa nyeri atau tidak nyaman

Hal pertama yang dirasakan akibat postur yang tidak baik adalah rasa nyeri atau rasa tidak nyaman pada punggung, pinggang, leher, atau bahu. Jika tidak diberikan perubahan dan perbaikan pada postur maka lama kelamaan akan mengganggu kemampuan aktivitas kehidupan sehari-hari pada anak usia sekolah.

Anak-anak sekolah yang memiliki keluhan nyeri akan menggangu aktivitas sehari-hari termasuk aktivitas bermain sehingga anak-anak akan mudah merasa cemas. Nyeri, kecemasan, dan rasa tidak nyaman pada tubuh dapat menurunkan kapasitas anak belajar di sekolah.

  1. Masalah pernapasan

Postur yang buruk memberikan tekanan dan masalah muskuloskeletal (otot, tulang, sendi) pada area dada sehingga mengubah pola pernapasan. Pola pernapasan yang terganggu akan mengganggu aliran darah tubuh ke otak sehingga anak akan merasa cepat lelah dan menghambat aktivitas olahraga.

  1. Masalah pencernaan

Postur yang buruk memberikan tekanan pada area perut dan menyebabkan sakit perut dan gangguan pencernaan. Percernaan yang buruk dapat menghambat pertumbuhan anak.

Bagaimana solusi untuk masalah ini?

Sebagai orangtua kita perlu memperhatikan masalah ini karena anak dapat mengalami gangguan pertumbuhan dan gangguan performa sekolah karena masalah kesehatan yang terjadi akibat membawa tas ransel terlalu berat.

Sebagai langkah awalnya, orangtua dapat memilih tas ransel yang ergonomis untuk anak. Setelahnya, orangtua dapat mengedukasi anak bagaimana cara membawa tas ransel yang tepat agar anak merasa nyaman saat membawanya.

Apabila anak telah mengalami gangguan postur, orangtua dapat membawa anak ke dokter spesialis rehabilitasi medis untuk berkonsultasi lebih lanjut mengenai perlunya pemakaian brace tubuh atau latihan untuk memperbaiki postur.


Tonton Video

Gangguan Postur Tubuh MNC Health Beauty Ask Your Doctor Dr Ferius Soewito Sp.KFR Klinik Flex Free


Bagaimana cara memilih tas ransel yang benar?

  1. Memiliki tali bahu yang empuk terutama dengan bantalan dan ukuran tali bahu lebar
  2. Memiliki pengikat pada dada dan pinggang dan memiliki beberapa kompartemen agar distribusi berat tas ransel merata
  3. Tas ransel dapat berdiri tegak saat diletakkan di lantai

contoh tas ransel yang baik

Contoh tas ransel yang baik

Jenis tas berbentuk koper untuk anak sekolah perlu dihindari. Selain dari bentuknya yang besar dan bebannya yang lebih berat, tas ini akan mempersulit anak jika perlu membawanya ke kelas di lantai atas dan tidak tersedia lift di sekolah.

Bagaimana cara membawa tas ransel yang benar?

1. Gunakan kedua tali bahu di masing- masing bahu untuk mencegah masalah bahu tidak seimbang

ransel berat menjadi masalah kesehatan anak usia sekolahpemakaian ransel yang tepat

Cara memakai tas ransel : gambar kiri salah, gambar kanan benar

2. Jangan mengisi tas ransel dengan berat lebih dari 15% berat badan tubuh

3. Angkat tas ransel dari lantai dengan cara berjongkok dan berdiri kembali jangan dengan punggung

4. Posisikan tas ransel di bawah bahu dan di atas pinggang

cara memakai ransel yang benar

5. Saat sedang menunggu antrian atau berdiri lama, sarankan untuk meletakkan tas ransel di lantai

6. Setiap minggu, bersihkan isi tas ransel untuk mengeluarkan benda-benda tidak diperlukan sehingga mengurangi berat tas ransel

Apa yang sebaiknya dilakukan jika sudah terdapat gangguan postur?

Konsultasikan kondisi anak anda ke dokter spesialis rehabilitasi medis apabila anak anda telah merasakan keluhan atau anda menyadari adanya perubahan postur pada anak.

1. Jaga berat badan anak

2. Latihan stretching, strengthening, dan latihan core

Apabila ditemukan gangguan kelengkungan tubuh pada anak saat pemeriksaan fisik, dokter akan menyarakan untuk dilakukan foto röntgen tulang belakang untuk melihat derajat kelengkungan tulang belakang yang bermasalah. Jika sudut kelengkungan tulang belakang kurang dari 10o maka akan dilakukan observasi dan latihan.

3. Penggunaan brace untuk memperbaiki postur

Apabila sudut tulang belakang mengalami masalah lebih dari 15o dan kurang dari 40o maka dianjurkan untuk pemasangan brace postur. Brace yang digunakan di klinik Flex Free Musculosekeltal Rehabilitation Clinic adalah Spinecor non-rigid brace. Brace ini sifatnya elastis sehingga memberikan kenyamanan saat pemakai beraktivitas.

brace

SpineCor non-rigid brace

4. Operasi

Tindakan operasi dilakukan jika anak memiliki gangguan kelengkungan tulang belakang yang cukup berat yaitu dengan derajat lengkung lebih dari 40-50o dan tidak dapat dikoreksi dengan brace.

 

 

Referensi:

  1. Rai A, Agarwal S, Bharti S. Review Article Postural Effect on Back Packs on School Children : Its Consequences on Their Body Posture. International Journal of Health Sciences and Research. 2013. Vol 3 : 109-116.
  2. Lashway C, Aqlan F. Ergonomic Assessment of Backpack Carriage among High School Students. 2017.
  3. Hacquebord JH, Leopold SS. In Brief : The Risser Classification : A Classic Tool for the Clinician Treating Adolescent Idiopathic Scoliosis. Clin Orthop Relat Res. 2012; 470 (8) : 2335-2338.
  4. https://www.spinecor.com/wp-content/uploads/2018/11/Spinecor-indications.pdf
  5. Baaj A. Cobb Angle Measurement and Treatment Guidelines.

Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561