Sendi adalah hubungan antara ujung tulang dengan ujung tulang lainnya yang memungkinkan adanya pergerakan.

Fungsi Sendi
Selain memungkinkan terjadinya pergerakan, sendi memiliki fungsi antara lain:
- meneruskan tekanan dari anggota tubuh yang satu ke bagian lain, saat bergerak maupun saat diam
- sebagai peredam getaran
- memberikan nutrisi pada tulang dan jaringan lunak di sekitarnya
- menghasilkan cairan sendi yang berfungsi sebagai pelumas sendi
Apa itu Cairan Sendi?

Cairan sendi adalah cairan yang terdapat di dalam sendi yang memiliki kekentalan tertentu yang dihasilkan oleh membran synovial sendi. Cairan sendi melumasi permukaan tulang rawan sendi pada saat pergerakan untuk mengurangi gesekan.
Osteoarthritis (OA)
Osteoarthritis adalah satu jenis penyakit rematik yang bersifat kronis yang dapat menyebabkan nyeri, bengkak, kaku dan perubahan bentuk pada sendi. Osteoarthritis sering keliru disebut dengan pengapuran sendi.
Sendi apa yang dapat terkena Osteoarthritis?
Pada dasarnya semua sendi dapat terkena OA tetapi yang paling sering adalah sendi lutut, sendi panggul dan sendi tulang belakang.
Osteoarthritis pada sendi lutut paling banyak kejadiannya.
Siapa yang Berisiko menderita OA?
OA dapat dialami siapa saja, tetapi lebih berisiko pada:
- Orang yang obesitas
- Wanita > pria, terutama setelah menopause
- Orang yang memakai sendi berlebihan (misalnya olahraga atau pekerja yang menuntut posisi tertentu dalam waktu lama)
- Orang yang mengalami kerusakan atau cacat pada tulang dan sendi karena suatu hal (kecelakaan, penyakit tulang, penyakit saraf, penyakit metabolik seperti kencing manis, dsb)
- Orang yang memiliki faktor genetik, kelainan bentuk tulang bawaan (kaki bentuk x atau o)
- Orang yang kurang aktivitas
Apa Gejala Ostearthritis?
Gejala utama osteoarthritis diantaranya:
- Nyeri, terutama dirasakan pada saat mulai bergerak atau saat akan meluruskan sendi atau saat sendi menopang tubuh. Nyeri juga dapat dirasakan pada saat tidur di malam hari
- Kaku pagi hari ≤30 menit yang akan hilang setelah menggerakkan sendi tetapi akan dirasakan nyeri dan kaku kembali setelah beraktivitas dalam waktu lama
- Terdengar bunyi saat menggerakkan sendi
- Bengkak dan terasa hangat pada sendi yang terkena
Gejala lainnya diantaranya:
- Sensitif terhadap udara dingin
- Perubahan bentuk sendi
- Mobiltas terbatas
Apa yang terjadi pada OA?
Pada osteoarthritis, terjadi kerusakan tulang rawan sendi dan pelumas sendi berkurang. Tulang rawan sendi yang rusak merangsang jaringan lunak sekitar sendi terutama kapsul sendi sehingga menyebabkan peradangan kapsul sendi atau jaringan sinovial yang akan menyebabkan nyeri dan pembengkakan pada sendi.

Terjadi perubahan bentuk sendi, celah sendi menjadi sempit, dan terbentuk osteofit (pertumbuhan tulang baru) dan terjadi osteoporosis.
Terapi Osteoarthritis
Secara garis besar terapi osteoarthritis (OA) terbagi menjadi:
- Penanganan non operatif
- Penanganan operatif, diikuti dengan penanganan non operatif
Karena osteoarthritis disebabkan banyak hal, terapinya juga bersifat komprehensif, tidak bisa hanya dengan satu cara.
Penanganan Non Operatif
- perubahan gaya hidup (kurangi BB, olahraga yang sesuai, tidak membebani sendi berlebihan, menghindari faktor risiko yang lain, dsb)
- Program rehabilitasi medis (fisioterapi, terapi okupasi dsb)
- Obat-obatan (oral, suntik, krim)
- Latihan untuk peregangan dan penguatan otot, latihan aerobik
- Menggunakan alat bantu berjalan atau alat penyangga bila memang diperlukan dengan tujuan mengurangi beban sendi
- Terapi injeksi pelumas sendi (viscosupplementation)
Operasi dilakukan bila:
- tidak bisa mengurangi faktor risiko pada saat menjalankan terapi non operatif,
- terdapat trauma yang hebat pada sendi dan jaringan sekitarnya,
- telah terjadi perubahan bentuk sendi yang hanya bisa dikoreksi dengan operasi
Mengapa Penderita OA Lutut perlu Injeksi Pelumas Sendi?
Pada osteoarthritis terjadi penurunan jumlah cairan sendi, termasuk penurunan kadar asam hyaluronic, sehingga elastisitas sendi dan fungsi sendi sebagai peredam menurun.
Hal ini menyebabkan kekakuan sendi dan kerusakan tulang rawan sendi yang terus berlangsung.

Fungsi Injeksi Pelumas Sendi (Injeksi Hyaluronic Acid)
Injeksi pelumas sendi dengan hyaluronic acid dapat memperbaiki elastisitas sendi, peredam, melindungi sendi dari trauma berlebih.
Selain itu juga memiliki efek antiinflamasi dan anti radikal bebas, memberikan nutrisi sendi, dan merangsang pembentukan cairan sendi oleh tubuh secara alami (merangsang pembentukan hyaluronic acid endogen).
Apakah Terapi Osteoarthritis Lutut dengan Injeksi Pelumas Sendi Aman Dilakukan?
Injeksi pelumas sendi aman dilakukan karena merupakan terapi lokal (langsung pada sendi), tidak ada efek sistemik atau masuk ke peredaran darah).
Injeksi pelumas sendi untuk terapi OA lutut harus dilakukan oleh dokter spesialis yang kompeten.
Ada beberapa efek yang bisa ditimbulkan dari terapi OA lutut dengan injeksi pelumas sendi, namun efek samping ini dapat hilang dalam hitungan jam atau hari.
Beberapa efek samping dari injeksi pelumas sendi yaitu:
- nyeri di tempat suntikan
- rasa mengganjal
- lutut bengkak
Injeksi pelumas sendi tidak mengandung steroid atau antiinflamasi, sehingga aman diberikan beberapa kali dan tidak akan menimbulkan ketergantungan atau mempengaruhi produksi cairan sendi tubuh secara alami.
Berapa Kali Terapi OA Lutut dengan Injeksi Pelumas Sendi Dilakukan?
Bergantung pada jenis hyaluronic acid yang digunakan. Untuk hyaluronic acid dengan berat molekul rendah, biasanya injeksi dilakukan sebanyak 4–5 kali, seminggu sekali.
Untuk berat molekul tinggi, biasanya diberikan injeksi satu kali. Sedangkan untuk hyaluronic acid yang memiliki berat molekul gabungan (rendah dan tinggi), injeksi diberikan 2 kali dengan jarak pemberian satu minggu.
Efektivitasnya bergantung pada banyak faktor, misalnya terapi lain yang diikuti, berat-ringannya OA yang diderita, aktivitas sehari-hari yang membebani sendi, dll.
Mitos tentang OA
Ada beberapa mitos mengenai osteoarthritis, misalnya:
- Terlalu banyak konsumsi kalsium menyebabkan pengapuran sendi atau OA.
- Mandi dengan air dingin dapat menyebabkan terjadinya penyakit OA atau rematik yang lain.
- OA lutut disebabkan karena aktivitas seksual berlebih.
- Latihan naik turun tangga dan jalan kodok/scotch jump bisa mencegah terjadinya OA lutut.
- Penyakit OA disebabkan karena punya banyak anak.
- Makan sayur-sayuran tertentu menyebabkan terjadinya OA.
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.