Nyeri bahu adalah keluhan yang bisa sangat mengganggu karena banyaknya aktivitas sehari-hari yang melibatkan gerak bahu.
Apa saja penyebab nyeri bahu dan bagaimana mengobatinya? Berikut ini penjelasannya.
Penyebab Nyeri Bahu
Nyeri bahu dapat disebabkan karena faktor ekstrinsik, atau dari luar yang menjalar ke bahu.
- Nyeri menjalar karena kelainan organ di luar sendi bahu (misalnya nyeri dari daerah perut/subdiafragma, nyeri akibat tumor paru-paru/pancoast).
- Nyeri menjalar karena saraf kejepit di daerah leher.
- Nyeri menjalar karena kelainan tulang di leher atau pengapuran di leher.
Penyebab Nyeri Bahu yang Paling Sering
- Impingement
Impingement adalah peradangan pada ujung otot atau tendon bahu, yang disebabkan karena terjepitnya tendon otot bahu akibat gerakan tertentu yang dilakukan berulang-ulang atau karena suatu trauma sehingga mengakibatkan salah satu pergerakan bahu terganggu dan nyeri.

- Robekan Rotator Cuff
Otot-otot bahu disebut rotator cuff. Robeknya tendon otot bahu karena peradangan kronis atau suatu trauma yang terjadi berulang-ulang, atau karena proses degeneratif maupun karena penyakit (misalnya diabetes, dyslipidemia) yang menyebabkan tendon otot bahu menjadi rapuh atau mudah putus.

Tendon otot bahu yang paling sering robek adalah supraspinatus.
- Penyakit Sendi AC
AC joint, atau sendi acromioclavicular, adalah sendi yang menghubungkan antara sendi bahu dengan tulang clavicula pada bagian dada.

Sendi ini sering mengalami proses degeneratif dan dapat mengalami pergeseran akibat suatu trauma ataupun trauma berulang dalam jangka waktu yang lama akibat suatu gerakan tertentu saat berolahraga maupun beraktivitas.
- Frozen shoulder
Frozen shoulder adalah kelainan sendi bahu yang ditandai dengan terbatasnya gerakan bahu ke segala arah. Bahu terasa kaku dan disertai nyeri. Kelainan ini bersifat kronis.

Frozen shoulder atau adhesive capsulitis adalah perlengketan antara kapsul sendi bahu dengan tendon otot-otot bahu di bawahnya yang disebabkan karena peradangan di salah satu tendon otot bahu yang berlangsung lama atau kronis.
- Arthritis Bahu
Seperti halnya sendi lainnya, sendi bahu juga bisa mengalami peradangan atau arthritis. Lokasi yang sering terkena osteoarthritis atau OA adalah sendi acromioclavicular dan glenohumeral.
Gejalanya kaku pagi hari <30 menit, terdengar bunyi ketika digerakkan, dan nyeri saat melakukan gerakan tertentu.
Penyebab yang jarang: glenohumeral arthritis, contusion, dan infeksi.
Bagaimana Pemeriksaan Nyeri Bahu Dilakukan?
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan oleh dokter spesialis rehabilitasi medis, spesialis bedah ortopedi, atau spesialis rematik.

Kemudian akan dilakukan pemeriksaan penunjang bila diperlukan, seperti misalnya USG, rontgen, MRI atau pemeriksaan darah.
Pengobatan Nyeri Bahu
Secara garis besar, pengobatan nyeri bahu terbagi menjadi dua, yaitu:
- Penanganan tanpa operasi (rehabilitasi)
- Penanganan dengan operasi (pembedahan terbuka atau arthroskopi)

Pengobatan Nyeri Bahu Tanpa Operasi
Pengobatan nyeri bahu bersifat komprehensif atau menyeluruh, yang meliputi:
- menghilangkan nyeri dan menyembuhkan peradangan
- meningkatkan kelenturan dan pergerakan

- meningkatkan kekuatan otot
- meningkatkan daya tahan dan kebugaran
- pencegahan nyeri berulang dalam aktivitas sehari-hari
Penanganan nyeri bahu tidak bisa hanya mengandalkan satu jenis terapi atau hanya setelah nyeri berkurang kemudian berhenti melakukan terapi.
Pengobatan Nyeri Bahu Terbaru (untuk Robekan Tendon otot Rotator Cuff)
Robeknya tendon otot-otot rotator cuff terutama tendon otot supraspinatus saar ini dapat disembuhkan tanpa oeprasi, tetapi dengan injeksi hyaluronic acid.
Indikasi injeksi hyaluronic acid ini adalah untuk robekan otot rotator cuff yang tidak komplit (hanya sebagian), tanpa disertai infeksi.
Injeksi dilakukan sebanyak 3–5 kali dengan interval satu minggu dan setelah itu tetap harus dilanjutkan dengan tindakan fisioterapi atau latihan.
Injeksi dilakukan dengan bantuan ultrasound sehingga dapat lebih tepat dan akurat.
Injeksi Hyaluronic Acid untuk Robekan Rotator Cuff
Fungsi Injeksi Hyaluronic Acid:
- Membantu proses penyembuhan jaringan dan peradangan
- Membantu proses migrasi sel, pembentukan pembuluh darah yang diperlukan untuk proses penyembuhan tendon
- Menahan cairan pada tendon sehingga hidrasi tendin terjaga dengan baik
- Sebagai shock absorber dan pelumas
- Melindungi jaringan
- Memperbaiki muatan jaringan yang terganggu akibat robeknya tendon
Apakah Injeksi ini Aman?

Injeksi ini aman dilakukan karena hanya bersifat lokal, tidak masuk peredaran darah atau menimbulkan efek sistemik. Tindakan juga hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis yang sudah berpengalaman.
Apa Pantangan Ketika Terjadi Nyeri Bahu?
Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika mengalami nyeri bahu, yaitu
- dipijat
- minum obta-obatan sembarangan, terutama obat-obat rematik atau jamu-jamuan rematik
- sengaja digerak-gerakkan berlebihan, atau berolahraga berlebihan dengan harapan nyeri akan hilang atau gerakan jadi lebih lancar
- bahu disuntik terlalu berlebihan dan berulang-ulang menggunakan kortikosteroid atau antiradang (setahun hanya boleh maksimal dilakukan sebanyak 3 kali, dengan interval 3–4 bulan), dan disuntik oleh dokter umum atau dokter spesialis yang tidak terlatih atau tidak kompeten
- akupuntur kurang bermanfaat
Apa yang Harus Dilakukan ketika Mengalami Nyeri Bahu?

Bila terjadi nyeri akut (<2 minggu), gunakan kompres es/kompres dingin selama 5 menit, tiap 4 jam, dan istirahatkan bahu.
Pada saat tidur telentang, bahu jangan tertindih. Ganjal bahu dengan bantal, jangan menggerakkan bahu berlebihan ke arah yang menimbulkan nyeri.

Jangan mengangkat lengan sampai di atas kepala.
Bila setelah 3–5 hari bahu masih terasa nyeri, segera konsultasikan ke dokter. Konsultasikan juga bila nyeri sudah dirasakan selama >2 bulan atau sudah kronis.
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.