Apa Itu Cedera ACL?

Senin, 16 Oktober 2023
dr. Ferdinand Dennis K.
Senin, 16 Oktober 2023
dr. Ferdinand Dennis K.

Lutut manusia merupakan sendi yang kompleks dan kokoh. Lutut manusia sendiri terdiri dari tulang, otot dan tendo, ligamen, struktur saraf, pembuluh darah, dan komponen-komponen pembentuk sendi (kapsul, meniskus, sampai tulang rawan sendi).

Lutut sendiri berfungsi untuk menumpu beban tubuh dalam posisi berdiri tegak dan menyambungkan tulang-tulang pada alat gerak bawah. Lutut juga memberikan stabilitas dalam berbagai aktivitas baik diam maupun tidak.

Karena fungsi lutut lebih cenderung ke arah menstabilkan dibandingkan untuk gerakan yang kompleks, lutut hanya bergerak dalam 1 bidang gerak (fleksi/ditekuk dan ekstensi/diluruskan).

Prinsip inilah yang berperan dalam tubuh manusia, saat suatu sendi memerlukan gerakan yang lebih luwes, maka bidang geraknya akan semakin luas (seperti sendi bahu atau panggul), dan saat sendi berperan dalam stabilisasi, maka bidang geraknya akan semakin sempit (lutut, pergelangan tangan).

Struktur lutut yang relatif kompleks menyokong fungsi stabilisasi ini. Sendi lutut sendiri merupakan sendi besar yang terdiri dari permukaan tiga tulang (femur/tulang paha, tibia/tulang kering, dan patella/tempurung lutut).

Untuk menambah kestabilan, beberapa ligamen menyambungkan tulang-tulang ini. Bayangkanlah ligamen sebagai plester untuk merekatkan tulang dengan tulang yang dimana kesinambungan tulang ini diperlukan untuk melakukan suatu gerakan yang luwes.

Salah satu ligamen ini adalah anterior cruciate ligament (ACL) yang berada di dalam lutut.

ligamen lutut

Ligamen ini merupakan 1 dari 4 ligamen utama yang menyokong lutut. Ketiga ligamen lainnya adalah:

  • posterior cruciate ligament (PCL)
  • lateral collateral ligament (LCL)
  • medial collateral ligament (MCL)

Dari ketiganya, ACL paling sering mengalami cedera.

Mari kita bahas apa sebenarnya yang terjadi saat seseorang mengalami cedera ACL.

Apa yang dimaksud cedera ACL?

Ligamen merupakan suatu pita jaringan ikat yang berfungsi melekatkan tulang dengan tulang.

Strukturnya sendiri terdiri dari serabut-serabut individual yang relatif fleksibel, tetapi lebih kokoh dibandingkan urat tendon.

Ligamen terdiri dari serabut kolagen dan biasanya tidak banyak struktur pembuluh darah yang berdekatan atau melalui ligamen.

Cedera ligamen disebut juga sprain atau keseleo.

Saat seseorang mengalami sprain, berdasarkan tingkat keparahannya ada 3 tingkatan:

  • Derajat 1: secara mikroskopis, ligamen mengalami robekan-robekan kecil, tetapi tidak ada robekan besar yang memengaruhi struktur makroskopis dari ligamen sehingga fungsi ligamen untuk mempertahankan stabilitas sendi masih terjaga.
  • Derajat 2: terjadi suatu robekan makroskopis parsial/sebagian dari ACL. Hal ini akan memengaruhi fungsi stabilisasi ligamen
  • Derajat 3: terjadi robekan komplit, dan ligamen sudah tidak dapat lagi menstabilisasi sendi. Kebanyakan cedera ACL merupakan derajat 3, dan cedera derajat 2 lebih jarang terjadi.

Bagaimana seseorang dapat mengalami cedera ACL?

ACL melekat pada bagian depan tengah (anteromedial) tulang kering (tibia) dan menyilang (cruciate) ke bagian belakang tengah (posteromedial) tulang paha (femur).

Ligamen ini akan menegang saat lutut diluruskan dan mencegah tulang kering meluncur keluar menjauhi tulang paha saat lutut diluruskan. Hal ini jugalah yang membuat lutut tidak bisa ditekuk ke arah depan saat lutut sudah lurus.

cedera ACL

Pada saat seseorang mendadak memelankan larinya dan merubah posisi, saat seseorang melompat dan mendarat dengan posisi yang tidak mantap (pergelangan kaki menekuk atau telapak tidak sepenuhnya kontak dengan permukaan), dan apabila ada hantaman langsung pada bagian luar lutut dapat mencetuskan suatu cedera ACL.

Apa yang harus dilakukan saat seseorang mengalami cedera ACL?

Saat seseorang dicurigai mengalami cedera ACL, dapat dilakukan prinsip penanganan PRICE yaitu:

  • Protection (lindungi bagian yang cedera dari cedera lain, seperti menggunakan alat pelindung, atau hentikan aktivitas yang menimbulkan cedera dan nyeri),
  • Rest (istirahatkan bagian yang cedera, bahkan dari aktivitas sehari-hari untuk sementara waktu),
  • Ice (kompres es pada bagian yang cedera. Kompres dingin akan mencegah pembengkakan yang akan lebih membatasi pergerakan, dan mengurangi nyeri),
  • Compression (gunakan balut dan bebat untuk mengurangi pembengkakan bila diperlukan),
  • Elevation (angkat daerah yang cedera sampai lebih tinggi dari jantung kita saat berbaring, bertujuan untuk mengurangi pembengkakan).

Segera bawa penderita ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Jangan sekali-sekali mengurut/memijat karena dapat memperparah kondisi cedera ACL.

Hal ini juga berlaku untuk segala jenis cedera otot, tulang dan sendi akut (yang baru terjadi) maupun kronis (>3 bulan).

Apakah cedera ACL dapat pulih total? Kapan saya dapat beraktivitas kembali?

Karena struktur ligamen yang tidak mendapatkan banyak aliran darah, ligamen tidak dapat sembuh sendiri tanpa intervensi medis.

Meskipun operasi tetap menjadi pilihan utama untuk perbaikan ligamen, tetapi beberapa teknik intervensi non-operatif yang dapat membantu mengurangi nyeri akibat cedera ACL dan berpotensi mengembalikan fungsi ACL setelah cedera seperti terapi injeksi gula pekat (proloterapi), injeksi platelet-rich plasma (PRP), dan sekretom.

Pada saat seseorang menjalani operasi untuk cedera ACL, istirahat total harus berlangsung sekurang-kurangnya 2 minggu.

Pada masa ini, sebaiknya menggunakan alat bantu jalan seperti kruk dengan tidak menapakkan kaki yang cedera sama sekali.

Setelah operasi, yang diperlukan seorang penderita cedera ACL adalah rehabilitasi, yang dapat berlangsung beberapa bulan sampai 1 tahun pasca operasi cedera ACL.

Penderita cedera ACL dapat mulai berjalan pada 2-3 minggu pasca operasi, dan selama rehabilitasi berlangsung, akan dilakukan latihan-latihan penguatan otot-otot anggota gerak bawah yang mungkin melemah selama tidak digunakan saat istirahat total.

Hal ini juga akan membantu mengurangi nyeri dan gejala lain seperti baal dan kesemutan yang mungkin muncul karena sendi lama tidak digerakkan.

Aktivitas berlari dapat dilakukan bila kriteria-kriteria di bawah ini terpenuhi:

  • Nyeri dengan skala 2/10 (dari skala 0-10, dimana 0 tidak ada nyeri dan 10 nyeri terhebat yang pernah dirasakan)
  • Lutut dapat ditekuk sampai 95% dari sisi yang sehat
  • Lutut dapat diluruskan sendiri oleh penderita pada sisi yang sakit
  • Tidak ada bengkak
  • Kekuatan otot paha (hamstring dan quadriceps) >70% kekuatan sisi yang sehat
  • Pasien dapat melompat dengan 1 kaki sejumlah >70% dari yang dapat dilakukan kaki yang sehat
  • Pasien dapat melakukan squat/jongkok dengan satu kaki tanpa lutut menekuk ke arah dalam.

 

Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut, hubungi Klinik Flex Free agar Anda bebas beraktivitas, bebas berkarya, dan bebas nyeri setiap hari.

  • Klinik Flex Free Jakarta: Ruko Italian Walk, Jl. Boulevard Bar. Raya No.19, RT.18/RW.8, West Kelapa Gading, Kelapa Gading, North Jakarta City, Jakarta 14240; telepon (021) 29364016
  • Klinik Flex Free Bandung: Jalan Terusan Pasir Koja No.153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat 40424; telepon (022) 20580806
  • Klinik Flex Free Jakarta Selatan: The Bellezza Shopping Arcade, lantai dasar unit SA58-60 (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau no.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12210; telepon (021) 25675561

Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561