Tulang Lutut Bergeser, Bagaimana Penanganannya?

17 Juli 2020 , Flex Free
17 Juli 2020
Flex Free

Tulang tempurung lutut berada di depan sendi lutut. Tulang ini menghubungkan otot-otot di bagian depan paha dan tulang betis.

Ketika kita meluruskan atau menekuk lutut, bagian bawah dari tulang tersebut meluncur di lekukan tulang yang menyusun sendi lutut.

Tulang tempurung lutut dapat keluar dari celah tulang ketika lutut terkena hentaman dari samping.

Tulang tempurung lutut bergeser juga dapat terjadi saat kita melakukan gerakan normal atau gerakan memutar atau tiba-tiba.

Ketika tulang lutut bergeser, jaringan ikat pendukung di sekitarnya dapat teregang atau robek.

tulang lutut bergeser

Sumber gambar: www.news-medical.net

Tulang tempurung lutut yang seluruhnya lepas dari celah tulang disebut dengan dislokasi.

Tulang tempurung lutut yang hanya sebagian keluar dari celah tulang disebut dengan subluksasi.

Dislokasi lutut adalah cedera yang sering terjadi dan biasanya memerlukan waktu 6 minggu untuk sembuh.

Cedera ini lebih sering terjadi pada wanita, dan merupakan salah satu cedera yang paling sering dialami atlet.

Penyebab Tulang Lutut Bergeser

Tulang lutut bergeser bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:

  1. Trauma langsung ke lutut. Ketika tulang lutut terbentur dengan keras, trauma pada sendi dapat menyebabkan tulang lutut bergeser.
  2. Gerakan dengan tekanan yang berlebihan. Ketika seseorang bergerak dengan cepat ke satu arah kemudian berubah arah dengan cepat dan posisi tungkainya menekan tanah, sendi lutut akan mendapat tekanan yang besar. Bila tekanan berlebihan, tulang lutut dapat mengalami dislokasi.
  3. Otot tungkai bawah yang lemah. Otot tungkai bawah yang lemah akan meningkatkan risiko dislokasi tulang lutut.

Faktor Risiko Tulang Lutut Bergeser

Tulang tempurung lutut bergeser dapat dialami siapa saja, akan tetapi ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan angka kejadiannya:

  1. Wanita. Wanita memiliki tulang panggul yang lebih lebar, sehingga tulang paha miring ke arah dalam dan menyebabkan lutut membentuk sudut.
  2. Tinggi badan. Risiko dislokasi lutut meningkat pada seseorang (terutama atlet) dengan tinggi badan yang di atas rata-rata.
  3. Lutut yang tidak sejajar. Posisi anatomi lutut yang tidak sejajar atau berada jauh dari celah tulang paha dapat meningkatkan risiko dislokasi lutut.
  4. Cedera sebelumnya. Bila pernah mengalami tulang lutut bergeser sebelumnya, risiko dislokasi lutut berulang akan semakin tinggi.
  5. Kelebihan berat badan. Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas dapat mengalami dislokasi lutut bahkan tanpa cedera karena lutut tidak mampu menahan beban berat badan sehingga mengalami dislokasi.

Gejala Tulang Lutut Bergeser

Gejala yang paling jelas terlihat adalah dari bentuk lutut yang berubah, tempurung lutut tampak bergeser dari tempatnya.

Gejala lainnya misalnya:

  1. Nyeri lutut hebat
  2. Terdengar bunyi letupan (“pop”)
  3. Lutut tiba-tiba membengkak
  4. Lutut membengkak
  5. Tidak bisa berjalan
  6. Terdengar bunyi berderak ketika lutut digerakkan

Penanganan Tulang Tempurung Lutut Bergeser

Penanganan di Rumah

Tulang tempurung lutut yang bergeser biasanya tidak serius dan seringkali dapat kembali dengan sendirinya.

Untuk meredakan nyeri dan pembengkakan, lakukan hal berikut ini:

  • Kompres menggunakan es. Hari pertama cedera, kompres lutut setiap jam selama 10 hingga 15 menit.

Selanjutnya kompres lutut setiap 3 hingga 4 jam selama 2 hingga 3 hari atau hingga nyeri hilang.

  • Duduk dengan lutut yang lebih tinggi setidaknya 4 kali sehari untuk membantu mengurangi pembengkakan.
  • Gunakan obat nyeri yang dijual bebas seperti parasetamol atau ibuprofen.

Perhatikan cara pemakaian, dosis dan kontraindikasi obat.

Konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi terutama bila Anda menderita penyakit jantung, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal atau liver, atau masalah pada lambung.

Bila nyeri sangat berat, tulang lutut tidak dapat kembali dengan sendirinya atau sering Anda alami, segera konsultasikan dengan dokter.

Penanganan oleh Dokter

Penanganan dislokasi lutut bervariasi bergantung pada tingkat keparahan cedera.

Bila tempurung lutut mengalami dislokasi seluruhnya, langkah pertama adalah mengembalikan posisinya, tindakan ini disebut dengan reduksi.

dislokasi lutut

Sumber gambar: somepomed.org

Terkadang reduksi terjadi secara spontan, tetapi terkadang dokter perlu mendorong dengan lembut agar tulang tempurung lutut kembali ke posisinya.

Penanganan Tulang Lutut Bergeser tanpa Operasi

Bila hanya terjadi dislokasi sebagian, dokter akan merekomendasikan penanganan tanpa operasi seperti:

  1. Metode PRICE. Protect, Rest, Ice, dan Elevation (Baca lebih lanjut dalam artikel: Obat Nyeri Otot dan Sendi).
  2. Penggunaan obat anti nyeri. Obat-obat anti peradangan digunakan untuk mengatasi nyeri dan peradangan yang terjadi.
  3. Penggunaan pelindung lutut (braces), bebat atau gips.
  4. Penggunaan tongkat bantu berjalan untuk mengurangi tekanan pada sendi lutut.
  5. Penyedotan cairan sendi. Bila terdapat cairan sendi yang berlebihan, dokter mungkin akan melakukan tindakan aspirasi (penyedotan) cairan sendi.
  6. Terapi fisik. Terapi fisik diperlukan untuk membantu menguatkan sendi lutut dan otot-otot yang menstabilisasi tulang tempurung lutut.

Bersepeda sering direkomendasikan sebagai bagian dari terapi fisik.

Operasi atau pembedahan dilakukan bila ada fraktur atau patah tulang atau cedera lain yang berkaitan, misalnya robekan ligamen.

operasi lutut

Pembedahan Lutut dengan Artroskopi

Sumber gambar: www.healthdirect.gov.au

Pembedahan juga dilakukan bila tulang lutut bergeser lebih dari satu kali.

Bila Tulang Lutut Bergeser Terlalu Sering

Umumnya jarang terjadi, tetapi pada beberapa kasus dislokasi lutut dapat berulang.

Hal ini disebabkan karena jaringan yang menyokong lutut lemah atau kendur, misalnya pada penderita hipermobilitas sendi, atau karena celah pada tulang paha terlalu dangkal atau tidak rata.

Melakukan latihan lutut khusus dapat membantu menguatkan jaringan penyokong tulang tempurung lutut dan mengurangi risiko dislokasi lutut terulang.

Pembedahan mungkin diperlukan bila dislokasi lutut sering terjadi.

Kembali Beraktivitas

Biasanya diperlukan waktu 6 minggu untuk sembuh sepenuhnya dari dilokasi lutut.

Terkadang diperlukan waktu lebih lama untuk dapat kembali berolahraga atau melakukan aktivitias berat.

Sebelum kembali beraktivitas, lutut yang cedera harus sudah kembali kuat seperti lutut yang tidak cedera.

Selain itu, Anda juga harus dapat melakukan hal berikut ini:

  • Berlari dan melompat tanpa merasakan nyeri di lutut yang cedera
  • Dapat meluruskan dan menekuk lutut yang cedera tanpa nyeri
  • Berlari tanpa merasakan sakit di lutut
  • Sudah dapat melakukan gerakan “memotong” 45° dan 90° ketika berlari

Cedera lutut mungkin tidak dapat dihindari, akan tetapi kita dapat mengurangi risiko cedera dengan melakukan pencegahan seperti misalnya menjaga berat badan yang sehat, menggunakan pelindung lutut ketika berolahraga, dan menghindari situasi atau lingkungan dengan potensi cedera yang tinggi.

 

 

 

 

Referensi:

  • https://complete-pilates.co.uk (gambar cover)
  • https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000585.htm
  • https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/unstable-kneecap
  • https://www.nhs.uk/conditions/dislocated-kneecap/
  • https://www.sports-health.com/sports-injuries/knee-injuries/causes-and-risk-factors-dislocated-kneecaps
  • https://www.sports-health.com/sports-injuries/knee-injuries/treatment-dislocated-kneecaps

Artikel lain

ARTIKEL KESEHATAN

Saat pandemi terjadi, banyak orang mencari berbagai aktivitas sebagai hiburan. Salah satunya adalah aktivitas

ARTIKEL KESEHATAN

Apa itu Pengapuran Tulang? Pengapuran tulang sebenarnya adalah istilah awam untuk kondisi di mana terjadi p

ARTIKEL KESEHATAN

Apa itu Facet Joint Syndrome? Diantara ruas-ruas tulang belakang terdapat suatu sendi yang menghubungkan tu

ARTIKEL KESEHATAN

Sumber gambar: www.wisegeek.com Otot inti tubuh terdiri dari seluruh otot yang berada di torso (batang tubu

Informasi CS Hub. 085858646477