10 Tips Efektif Bagi Penderita Nyeri Lutut

24 Agustus 2016 , Flex Free
24 Agustus 2016
Flex Free

Mungkin Anda pernah atau sedang mengalami masalah pada lutut sehingga lutut terasa nyeri/sakit untuk bergerak.

Nyeri atau sakit lutut dapat disebabkan oleh bermacam-macam hal, dapat karena cedera yang baru-baru ini Anda alami atau karena arthritis yang sudah Anda alami selama bertahun-tahun.

Bisa jadi pengobatan yang sudah Anda jalani cukup banyak, namun keluhan tak kunjung mereda dengan nyata, hingga Anda bingung dengan keluhan sakit lutut Anda.

Anda dapat melakukan banyak cara untuk membantu meredakan sakit lutut yang Anda alami, selain pengobatan dan petunjuk dokter yang merawat Anda tentunya.

Berikut adalah beberapa cara untuk membantu meredakan sakit lutut dan beberapa hal yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan.

1. Jangan Beristirahat Terlalu Lama

Seringkali orang akan menghentikan atau mengurangi aktivitas ketika merasa nyeri, apalagi nyeri yang berkaitan dengan gerakan atau mobilitas.

Namun satu hal yang harus Anda pahami bahwa saat kita bergerak, banyak sekali jaringan tubuh lain yang terlibat dalam pergerakan.

Sehingga apabila kita menghentikan aktivitas atau beristirahat terlalu lama, hal itu justru akan melemahkan jaringan-jaringan lain tersebut terutama otot-otot Anda, yang dapat memperburuk nyeri sendi yang Anda alami.

Konsultasikan pada dokter Anda mengenai aktivitas fisik dan latihan-latihan penguatan dan peregangan yang sesuai dengan kelainan yang Anda alami sebagai cara untuk membantu meredakan sakit lutut.

Dokter atau terapis Anda akan memberikan contoh latihan-latihan fisik tersebut.

2. Tetap Melakukan Latihan

Lakukan secara teratur latihan-latihan peregangan dan penguatan yang telah diajarkan sesuai dengan nasihat dokter/terapis Anda.

Saat ini, latihan fisik menjadi salah satu komponen terapi yang cukup penting dan mengambil peran cukup besar terhadap proses penyembuhan.

Tanpa latihan fisik teratur sesuai dengan anjuran dokter, apapun metode pengobatan yang telah Anda jalani dan berapapun biaya yang telah Anda keluarkan akan menjadi tidak optimal hasilnya.

Latihan-latihan peregangan dan penguatan yang telah diajarkan dokter merupakan salah satu cara untuk membantu meredakan sakit lutut yang terjadi.

3. Hindari Aktivitas yang Meningkatkan Risiko Jatuh

Sendi lutut merupakan sendi penopang tubuh yang utama dan merupakan sendi yang berperan besar dalam mobilitas.

Sebuah lutut yang sakit atau bermasalah dapat menjadi tidak stabil dalam menopang tubuh dan bergerak, sehingga memiliki risiko tinggi untuk jatuh yang dapat menyebabkan kerusakan lutut lebih parah.

Jangan paksakan melakukan suatu aktivitas yang meningkatkan risiko jatuh seperti berjalan tergesa-gesa, berjingkat untuk mengambil sesuatu di tempat yang agak tinggi, berjalan di tempat yang tidak rata, dll.

4. Lakukan Tindakan Pertolongan Pertama Dengan Metode RICE

Ketika rasa nyeri/sakit lutut yang Anda alami terasa sangat mengganggu, lakukan tindakan RICE (Rest, Ice, Compress dan Elevasi), yaitu :

  • istirahatkan sejenak lutut yang sakit,
  • berikan kompres es (dingin) beberapa saat,
  • lakukan pembebatan (kompresi) dengan perban tekan untuk mengurangi pembengkakan
  • angkat atau tinggikan posisi lutut yang sakit hingga minimal sejajar dengan daerah panggul Anda (saat posisi duduk).

5. Kontrol dan Perbaiki Berat Badan Anda

Sendi lutut merupakan sendi penopang tubuh utama, sehingga berat badan menjadi beban utama bagi sendi lutut tersebut. Jangan mengabaikan berat badan Anda.

Turunkan dan kontrol berat badan Anda untuk mengurangi beban atau stres pada sendi lutut.

Anda tidak harus menurunkan berat badan menjadi berat ideal, namun sedikit perubahan tetap akan memberikan perbedaan pada beban atau stres yang akan diterima oleh sendi lutut.

Lakukan penurunan berat badan secara bertahap agar beban pada sendi lutut semakin berkurang dan kerusakan sendi semakin dapat dicegah.

6. Gunakan Alat Bantu Bila Diperlukan

Jangan malu menggunakan alat bantu untuk berjalan.

Sebuah kruk atau tongkat dapat mengalihkan sebagian beban yang harus diterima oleh sendi lutut sehingga mengurangi kerusakan dan nyeri.

Penggunaan splint lutut dapat juga membantu mengurangi pembebanan yang berlebihan pada sendi lutut yang sakit.

Tanyakan kepada dokter tentang alat bantu yang tepat untuk menyiasati kondisi Anda.

7. Gunakan Sepatu yang Tepat

Seringkali karena tuntutan mode maupun pekerjaan membuat kita harus melupakan sejenak rasa nyeri/sakit lutut yang dialami.

Namun jangan biarkan masalah penampilan terutama sepatu justru memperburuk dan memperparah kerusakan yang terjadi.

Penting untuk menggunakan sepatu dengan sol yang empuk bagi para penderita nyeri/sakit lutut, bahkan kadang dokter akan merekomendasikan sol (insole) khusus sesuai dengan tingkat kerusakan lutut yang dialami.

8. Perhatikan Penggunaan Kompres yang Benar

Banyak yang melakukan kesalahan saat melakukan kompres untuk meredakan nyeri.

Saat nyeri atau sakit lutut masih akut atau cedera baru saja terjadi, lakukan kompres dingin untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan dan menghilangkan rasa sakit/nyerinya untuk 48-72 jam pertama.

Gunakan kompres dingin selama 15-20 menit setiap kalinya sebanyak 3-4 kali sehari.

Lindungi kulit Anda dari paparan dingin secara langsung. Setelahnya, Anda bisa melakukan kompres hangat (mandi air hangat, bantal pemanas atau handuk hangat) selama 15-20 menit 3-4 kali sehari.

Kompres hangat yang dilakukan awal saat nyeri akut timbul justru akan memperburuk peradangan dan pembengkakan yang terjadi.

Oleh karena itu perhatikan pilihan kompres dengan cermat agar keluhan mereda dan kondisi tidak semakin parah.

9. Hindari Latihan High Impact

Meski nyeri/sakit lutut yang Anda alami tidak terlalu berat, Anda harus tetap berhati-hati dalam memilih aktivitas olahraga yang Anda jalani.

Mengingat sendi lutut memiliki kerentanan yang cukup tinggi untuk mengalami cedera dan kerusakan lanjut dan berulang.

Jangan tergoda untuk melakukan aktivitas olahraga yang membutuhkan energi tinggi pada sendi lutut (melompat dan berlari) seperti bulutangkis, tenis dan tenis meja, sepakbola, sepak takraw, dll.

10. Kontrol ke Dokter dan Dapatkan Evaluasi Teratur untuk Kondisi Kelainan Lutut yang Anda Alami

Dengan melakukan kontrol teratur ke Dokter, kondisi Anda akan terevaluasi dengan baik.

Di sisi lain, Anda dapat memperoleh informasi yang jelas dan detail tentang kelainan yang terjadi dan kemungkinan metode terapi terbaru yang mungkin perlu Anda jalani.

Ketika jadwal kontrol terhenti, maka dokter akan kehilangan jejak terhadap kondisi kelainan yang Anda alami, yang membuat mereka harus melakukan pemeriksaan lengkap kembali seperti awal saat Anda datang mencari pertolongan.

Hal ini akan membuat Anda membuang banyak waktu dan biaya.

Artikel lain

ARTIKEL KESEHATAN

Nyeri lutut sering dialami oleh banyak orang tanpa memandang usia. Nyeri lutut mungkin dianggap sepele, namun

ARTIKEL KESEHATAN

Tiba-tiba merasa nyeri pada lutut setelah bermain futsal? Sudah diistirahatkan dan telah lewat berhari-har

ARTIKEL KESEHATAN

Ketika mengalami nyeri sendi, orang-orang di sekeliling Anda mungkin akan mengatakan bahwa Anda mengalami rema

ARTIKEL KESEHATAN

Lutut nyeri adalah satu dari beberapa keluhan yang paling sering membawa seorang pasien berobat. Lutut nyeri s

Tanya Jawab

Tanya jawab seputar muskuloskeletal (otot, tulang, sendi) kepada dokter kami

WhatsApp ×

Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
CABANG JAKARTA
CABANG BANDUNG