Pengapuran Sendi, Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai

Kamis, 16 Juli 2026
dr. Vidya Hartiansyah
Kamis, 16 Juli 2026
dr. Vidya Hartiansyah

Apa itu Pengapuran Sendi?

Pengapuran sendi sebenarnya adalah istilah yang menggambarkan kondisi kerusakan lapisan tulang rawan, yang melapisi bagian ujung tulang. Kondisi ini akan semakin memburuk seiring bertambahnya usia.

Ketika tulang rawan menipis, ujung-ujung tulang di sendi akan saling bergesekan secara langsung. Gesekan ini menimbulkan rasa nyeri, peradangan, dan pembentukan tonjolan tulang baru yang disebut osteofit.

Pengapuran bisa terjadi hampir pada semua sendi. Biasanya terjadi pada sendi yang biasa menahan beban berat dan juga pada sendi yang sering digunakan, misalnya lutut, pinggul, punggung atau tulang belakang, tangan, dan kaki.

 

Penyebab Pengapuran Sendi

Penyebab pengapuran, atau dalam istilah medis disebut dengan osteoarthritis (OA), terbagi menjadi penyebab primer dan sekunder.

Penyebab Primer

  1. Proses penuaan. Seiring dengan bertambahnya usia, kandungan air dalam tulang rawan juga bertambah dan protein penyusun tulang rawan mengalami degenerasi.
  2. Penggunaan berulang secara terus menerus selama bertahun-tahun menyebabkan kerusakan tulang rawan.
  3. Genetik. Pengapuran tulang seringkali ditemukan di beberapa anggota keluarga.
  4. Jenis kelamin. Wanita lebih banyak menderita penyakit osteoarthritis dibandingkan pria.

Penyebab Sekunder

  1. Obesitas. Berat badan yang berlebihan menyebabkan meningkatnya tekanan pada tulang rawan. Selain itu sel-sel lemak dapat mencetuskan peradangan.
  2. Trauma berulang atau pembedahan pada struktur sendi.
  3. Kelemahan otot. Sendi dapat berubah posisi bila tidak ada penyokong yang kuat.
  4. Penyakit lain, seperti kelainan sendi bawaan, rheumatoid arthritis, diabetes dan penyakit hormon lainnya, penyakit gout (asam urat).

 

Gejala Pengapuran Sendi

Gejala awal pengapuran sendi misalnya sendi sedikit nyeri, kaku dan bengkak ringan. Kondisi ini kemudian semakin memburuk.

  1. Rasa nyeri saat atau setelah sendi digerakkan. Pada awalnya nyeri sering hilang saat istirahat, dan umumnya terjadi pada sendi yang menopang berat badan (sendi lutut dan panggul).  
  2. Sendi kaku. Kekakuan sendi paling jelas dirasakan saat bangun tidur di pagi hari atau setelah lama tidak bergerak. 
  3. Bunyi atau sensasi bergerigi atau gemeretak saat menggerakkan sendi, akibat permukaan tulang rawan yang tidak rata.
  4. Bone spur. Pertumbuhan tulang yang berlebihan bisa terasa seperti benjolan keras yang terbentuk di sekitar sendi yang terkena. 

Pembentukan spur di sendi-sendi tulang belakang dapat menekan saraf dan menimbulkan keluhan baal, nyeri, dan kelemahan bahkan kelumpuhan pada lengan atau tungkai.

 

Cara Meredakan Gejala Pengapuran Sendi di Rumah

Langkah-langkah sederhana berikut ini dapat membantu meredakan nyeri dan mengurangi kaku sendi:

  • Kompres hangat selama 10–15 menit untuk meredakan kaku sendi, atau kompres dingin jika ada pembengkakan atau nyeri akut.
  • Gunakan alat bantu, seperti tongkat, atau deker, untuk membantu menstabilkan lutut dan mengurangi rasa sakit saat bergerak.
  • Minum obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS) atau pereda nyeri lain (misalnya parasetamol) sesuai dosis yang dianjurkan. Sebaiknya obat pereda nyeri tidak dikonsumsi lebih dari 3 hari (baca aturan pakai dan kontraindikasinya).
  • Hindari jongkok atau berdiri lama dan naik-turun tangga yang berlebihan.
  • Berjalan lebih pelan dan selalu gunakan alas kaki yang empuk.

 

Kapan Harus Konsultasi dengan Dokter?

Konsultasikan dengan dokter apabila Anda mengalami:

  • Nyeri sendi yang sangat berat, dan tidak berkurang dengan penanganan di rumah atau semakin memburuk.
  • Selain nyeri, ada gejala bengkak, kemerahan atau kulit di sekitar sendi teraba hangat.
  • Sendi tidak dapat digerakkan sepenuhnya (misalnya sulit menekuk atau meluruskan lutut).

Anda perlu pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut dari dokter sehingga pemulihan dapat lebih optimal. Konsultasikan ke dokter spesialis bedah tulang (Sp.OT), atau spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi (Sp.KFR) untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

 

Pengobatan Pengapuran Sendi di Flex Free Clinic

Pengobatan pengapuran bergantung pada berbagai faktor, seperti penyebab, usia, aktivitas dan pekerjaan, kesehatan secara umum, riwayat penyakit, dan seberapa berat penyakitnya.

Sebelum menentukan terapi yang tepat, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Kemudian dokter akan melakukan pemeriksaan tambahan, misalnya rontgen, USG, dll untuk memastikan kondisi penyakit. Kemudian pasien akan diberikan kombinasi beberapa teknik pengobatan.

Di Flex Free Clinic, pengobatan pengapuran dengan kondisi ringan, selain obat-obatan anti radang dan anti nyeri, diberikan latihan terapi rutin, dan terapi shockwave (ESWT).

Pada kondisi yang lebih berat, dan ditemukan adanya cairan dalam sendi, dapat dilakukan aspirasi (penarikan) cairan, dan diberikan terapi injeksi pelumas sendi (dengan hyaluronic acid) dan terapi injeksi regeneratif (dengan prolotherapy atau PRP).

Selain itu, terapi non-obat lainnya yang disarankan dokter untuk pasien antara lain:

  1. Olahraga

Lakukan aktivitas fisik ringan untuk menjaga fleksibilitas tanpa membebani sendi berlebihan, menguatkan otot di sekeliling sendi dan untuk menjaga berat badan sehat.

Olahraga yang direkomendasikan misalnya berenang, atau berjalan kaki di permukaan yang rata. Hindari aktivitas yang meningkatkan nyeri sendi seperti jogging atau aerobik dengan impact tinggi. Gunakan alas kaki yang nyaman dan sesuai fungsi.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai olahraga untuk mengetahui jenis dan durasi olahraga yang tepat untuk Anda.

  1. Mengurangi berat badan

Mengurangi berat badan dapat mengurangi nyeri dan memperlambat kerusakan sendi.

  1. Terapi fisik dan alat bantu

Terapi fisik misalnya latihan khusus untuk menstabilkan sendi dan mengurangi nyeri. Anda juga akan diajarkan cara memodifikasi aktivitas agar tidak muncul keluhan.

Alat bantu seperti brace (penyangga) sesuai dengan kebutuhan, misalnya penggunaan tongkat sebagai alat bantu berjalan pada kasus pengapuran sendi lutut.

Bagaimana dengan operasi? Operasi mungkin perlu dilakukan bila penanganan lain tidak efektif.


Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561
WhatsApp ×

Jika ada pertanyaan, silahkan menghubungi kami melalui