Terkadang saat sedang berlari, tulang kering terasa sakit. Rasa sakit ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya dengan aman agar Anda dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.
Setiap kali kaki menapak saat kita berlari, tubuh bagian bawah menyerap benturan yang terjadi. Benturan berulang tersebut dapat menyebabkan tulang kering mengalami peradangan dan terasa sakit. Bila tulang tidak memiliki cukup waktu untuk menyembuh, kerusakan akan semakin berat dan bisa menyebabkan nyeri hebat.

Tulang kering sakit saat lari biasanya dialami oleh atlet, tetapi bisa juga dialami oleh semua orang, terutama yang baru saja memulai olahraga lari, atau orang yang terlalu cepat meningkatkan intensitas latihan fisiknya. Orang yang berlari dengan teknik yang salah, sepatu yang tidak tepat, otot yang kencang atau otot yang kelelahan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya tulang kering sakit saat berlari.
Cara mengatasi tulang kering sakit saat lari pada umumnya merupakan kombinasi dari:
Sakit pada tulang kering saat berlari tidak permanen dan biasanya sembuh dalam tiga hingga empat minggu. Sebagian besar penderitanya dapat kembali beraktivitas seperti biasa ketika sudah sembuh tanpa ada kendala.
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Periksakan diri Anda ke dokter bila keluhan tulang kering sakit sangat berat atau tidak mereda setelah beberapa minggu istirahat. Bila keluhan dibiarkan, kondisi dapat memburuk menjadi fraktur stress.
Jangan tunggu lama bila tungkai Anda bengkak, merah, atau sangat nyeri, karena gejala ini dapat menandakan adanya infeksi atau kondisi lainnya.
Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah tulang kering sakit saat lari, diantaranya:
Pemanasan sebelum berolahraga sangat penting karena bertujuan mempersiapkan tubuh untuk melakukan berbagai gerakan. Gerakan dinamis terutama, dapat membantu meningkatkan aliran darah kaya oksigen ke otot, sehingga otot menghangat, dan risiko cedera berkurang.
Contoh pemanasan dinamis yang bisa Anda lakukan sebelum berlari yaitu:
Calf Raises

Bodyweight Squats
Gunakan sepatu khusus untuk berlari dan gunakan insert tambahan (bila Anda memiliki kaki jenis “flat feet”) untuk menopang lengkung kaki dan mengurangi tekanan di otot dan tulang di tungkai bawah. Ganti sepatu bila sudah digunakan berlari sejauh 482 Km.
Anda harus lebih memperhatikan sepatu bila memiliki kondisi sebagai berikut:
Tulang kering sakit saat lari dapat menjadi tanda bahwa teknik yang Anda gunakan perlu disesuaikan. Beberapa kesalahan teknik yang sering dilakukan diantaranya terlalu mendorong jari-jari kaki, ‘heel strike’, melangkah berlebihan, dan dorsifleksi kaki berlebihan.
Hindari meningkatkan intensitas aktivitas secara tiba-tiba. Bila ingin menambah jarak berlari, lakukan maksimal 10% dari jarak awal tiap minggunya.
Berlari merupakan olahraga high impact. Pilih aktivitas lain yang termasuk olahraga low impact untuk melatih otot-otot tubuh lainnya. Anda dapat berenang, bersepeda, melakukan Pilates ataupun yoga.
Berlari di permukaan yang keras setiap hari dapat membebani tulang, sendi dan otot. Selingi latihan Anda di lapangan atau tempat yang memiliki permukaan lebih lunak, misalnya lapangan berumput, atau track khusus untuk berlari. Selain permukaan yang keras, hindari juga permukaan yang tidak rata atau banyak menanjak.
Referensi:
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.
Klinik Flex-Free Jakarta Utara
Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421Klinik Flex-Free Bandung
Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806Klinik Flex-Free Jakarta Selatan
The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561